Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effectiveness of Using Wood Powder and Litter Fertiliser on Rice Paddy Farming (Implementation in Tanjung Harapan Farmer Group, Setiris Village, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency) Riri Oktari Ulma; Yusma Damayanti; Dewi Sri Nurchaini; Yulismi Yulismi; Mukhlis Mukhlis
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i2.636

Abstract

The use of wood powder and leaf litter fertilizer in wetland rice farming has proven to be effective in improving agricultural productivity sustainably. The research was conducted in Setiris Village, particularly in the Tanjung Harapan Farmer Group, in Jambi Province. This organic fertilizer, besides reducing the environmental damage caused by wood powder waste, has also brought about positive changes in farming practices. Training and counseling have been conducted to enhance farmers' understanding of using organic fertilizer. Wood powder and leaf litter fertilizers enhance crop productivity and quality, improve soil structure, and reduce production costs. Thus, the use of these fertilizers supports sustainable and environmentally friendly farming in Setiris Village.
Pelatihan Terpadu Agribisnis Hortikultura Dalam Rangka Optimalisasi Lahan Di Desa Setiris, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi: Penelitian Elwamendri; Yanuar Fitri; Yusma Damayanti; Dewi Sri Nurchaini; Yulismi; Zakky Fathoni; Riri Oktari Ulma; Liona Efrina; Edison
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1324

Abstract

This community engagement program aimed to empower women's farmer groups through horticultural cultivation training, focusing on water spinach (kangkung), to optimize the use of yard land owned by the PKK Danau Keman group in Setiris Village, Maro Sebo Subdistrict, Muaro Jambi Regency. The PKK Danau Keman group consists of 20 members who had not previously utilized their 10 m² yard effectively. Using a participatory extension method, the members were equipped with practical knowledge and skills in horticultural cultivation, including land preparation, planting, harvesting, and product marketing. The results show that all members were able to implement cultivation techniques independently. The harvested kangkung is regularly sold, contributing to the group’s income. This activity not only improved technical skills but also enhanced women's roles in food security and household economy. The program proved effective as a community-based empowerment model that can be replicated in similar regions
OPTIMALISASI USAHATANI SAYURAN DI KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Tri Sepbriani; Yusma Damayanti; Dewi Sri Nurchaini; Riri Oktari Ulma
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi pola tanam usahatani sayuran 2) Menganalisis penggunaan luas lahan optimal untuk masing-masing pola tanam usahatani sayuran, 3) Menganalisis pendapatan maksimum yang diperoleh petani sayuran dengan menerapkan pola tanam optimal. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer yang diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuisioner pada petani sayuran di Kecamatan Kumpeh Ulu sebanyak 26 orang, selain itu didukung dengan data sekunder dari beberapa instansi terkait dan literatur. Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menjelaskan gambaran pola tanam di daerah penelitian dan kuantitatif untuk melihat pola tanam optimal dengan linear programming. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan 1) Usahatani sayuran di daerah penelitian terdapat 3 jenis pola tanam yaitu pola tanam I, II dan III dengan jenis sayuran yaitu tanaman mentimun, cabai merah dan kacang panjang. Adapun tiga jenis pola tanam tersebut dibagi berdasarkan jenis usahatani yang dilakukan yaitu pola tanam I (cabai merah-mentimun-kacang panjang) dengan rata-rata luas lahan sebesar 0,25 Ha, pola tanam II (mentimun-kacang panjang) dengan rata-rata luas lahan yaitu 0,11 Ha dan pola tanam III (cabai merah-kacang panjang) dengan rata-rata luas lahan sebesar 0,09 Ha, 2) Penggunaan luas lahan optimal untuk masing-masing pola tanam usahatani sayuran di daerah penelitian yaitu pola tanam I dengan luas tanaman cabai merah seluas 0,15 Ha dan mentimun seluas 0,06 Ha. Pola tanam II dengan luas lahan mentimun seluas 0,11 Ha dan  pada pola tanam III dengan usahatani cabai merah seluas 0,09 Ha, 3) Pendapatan maksimum yang dapat diperoleh petani sayur dengan menerapkan pola tanam optimal yaitu pada pola tanam I sebesar Rp.11.347.490/MT, pola tanam II Rp.7.799.728/MT dan pola tanam III sebesar Rp.4.296.197/MT. Dari ketiga jenis pola tanam yang ada, pola tanam I merupakan pola tanam dengan hasil pendapatan optimal tertinggi diantara dua jenis pola tanam lainnya. Kata Kunci : Usahatani Sayuran, Optimalisasi, Program Linear
Penyuluhan Digital Marketing Produk Pertanian bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi Riri Oktari Ulma; Elwamendri Elwamendri; Yanuar Fitri; Yusma Damayanti; Zakky Fathoni; Yulismi Yulismi; Dewi Sri Nurchaini; Muhammad Damas Fatih
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1878

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan digital marketing pelaku UMKM serta masyarakat petani di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk pertanian, sehingga akses pasar dan daya saing produk masih terbatas. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif-edukatif yang meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, praktik pembuatan konten promosi, serta pendampingan penggunaan platform digital seperti WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan TikTok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait konsep digital marketing, pemanfaatan media sosial, dan strategi promosi digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor peserta sebesar 69,7% setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta mampu membuat konten promosi digital secara mandiri, memahami strategi branding produk, dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang lebih efektif. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas pemasaran digital masyarakat serta mendorong pengembangan usaha pertanian berbasis teknologi informasi guna mendukung peningkatan ekonomi lokal secara berkelanjutan