Nazwa Keyla Anindhita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Bank Sampah Dalam Perspektif Manajemen Publik Nazwa Keyla Anindhita; Adrea Aptarizqu Elvaretta; Fauziyah Ramadhani Baktiar; Syafania Calista Arifin; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktarivanda
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i3.7391

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia yang terus meningkat mendorong munculnya bank sampah sebagai alternatif pengelolaan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengelolaan bank sampah jika dilihat dari perspektif manajemen publik, sekaligus mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat perjalanannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal, laporan pemerintah, serta kajian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka fungsi manajemen POSC (planning, organizing, staffing, controlling). Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan bank sampah belum berjalan optimal. Kelemahan paling terlihat terdapat pada aspek perencanaan yang masih bersifat jangka pendek, struktur organisasi yang belum jelas, keterbatasan sumber daya manusia, serta lemahnya sistem pengawasan. Selain itu, sebagian besar bank sampah belum menerapkan prinsip manajemen publik seperti efisiensi, akuntabilitas, dan pengukuran kinerja secara konsisten. Di sisi lain, keberadaan regulasi pemerintah dan dukungan sosial masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan bank sampah. Namun demikian, keterbatasan pendanaan, belum adanya standar pengelolaan yang baku, serta koordinasi antar lembaga yang masih lemah menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola berbasis prinsip manajemen publik sangat diperlukan agar bank sampah dapat berfungsi lebih efektif, tidak hanya sebagai gerakan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari sistem layanan publik dalam pengelolaan sampah