The utilization of digital technology in learning has become an essential requirement in the modern era of education. However, many teachers have yet to optimally utilize technology-based learning media. This community service activity aims to enhance teachers' knowledge and skills in utilizing the Canva application as a creative and innovative learning medium at SMA Negeri 1 Pomalaa. The method used in this activity is a descriptive quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design. The subjects consisted of 15 teachers who participated in training on the use of the Canva application. The activity was carried out through three stages: planning, implementation, and evaluation. In the evaluation stage, measurements were taken via pre-test and post-test to determine the increase in participants' understanding after the training. The results of the activity indicate a significant increase in teachers' understanding of using Canva as a learning medium. The percentage of participants' understanding before the training was 23%, which increased to 92% after the training—a total improvement of 69%, falling into the "Good" category. These results demonstrate that the training on the utilization of the Canva application is effective in improving teachers' ability to develop more creative and interactive learning media. Consequently, the use of Canva can serve as an alternative learning medium capable of supporting the creation of more engaging, innovative, and effective learning processes in schools. ABSTRAK Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran menjadi salah satu kebutuhan penting di era pendidikan modern. Namun, masih banyak guru yang belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di SMA Negeri 1 Pomalaa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek kegiatan terdiri dari 15 orang guru yang mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi Canva. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakuka engukuran melalui pre- test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru yang signifikan terhadap penggunaan Canva sebagai media pembelajaran. Persentase pemahaman peserta sebelum pelatihan berada pada angka 23%, sedangkan setelah pelatihan meningkat menjadi 92%, dengan peningkatan sebesar 69% yang berada pada kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan pemanfaatan aplikasi Canva efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Dengan demikian, penggunaan Canva dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih menarik, inovatif, dan efektif di sekolah