ABSTRACT Dribbling ability is one of the essential skills in futsal because it is closely related to ball control, change of direction, and the player’s ability to create attacking space in fast-paced game situations. The problem identified among the futsal players of SMA Negeri 1 Gunungsari was that their dribbling ability was still not optimal, particularly in maintaining ball control and changing direction within limited space. This study aimed to analyze the effect of gated obstacle and stair step roll drill training on the dribbling ability of futsal players. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 14 extracurricular futsal players selected through purposive sampling and divided into two treatment groups. The research instrument used was a dribbling ability test measured in seconds. The training program was conducted for four weeks with a frequency of three sessions per week. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test. The results showed that both gated obstacle and stair step roll drill training had a significant effect on improving the dribbling ability of futsal players. Obstacle-based training tended to be more effective in improving change of direction and movement efficiency, while sole roll-based training was more supportive of ball control and foot-touch coordination. These findings indicate that training methods specifically designed according to the characteristics of futsal can be used as alternative technical dribbling training programs at the high school level. ABSTRAK Kemampuan dribbling merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan futsal karena berkaitan dengan kontrol bola, perubahan arah, dan kemampuan pemain menciptakan ruang serangan pada situasi permainan cepat. Permasalahan yang ditemukan pada pemain futsal SMA Negeri 1 Gunungsari adalah kemampuan dribbling yang belum optimal, terutama dalam menjaga kontrol bola dan melakukan perubahan arah pada ruang sempit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan gated obstacle dan stair step roll drill terhadap kemampuan dribbling pemain futsal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 14 pemain ekstrakurikuler futsal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan dribbling dalam satuan detik. Perlakuan latihan dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali pertemuan setiap minggu. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan gated obstacle dan stair step roll drill sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan dribbling pemain futsal. Latihan berbasis rintangan cenderung lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan perubahan arah dan efisiensi gerak, sedangkan latihan berbasis sole roll lebih mendukung kontrol bola dan koordinasi sentuhan kaki. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa latihan yang bersifat spesifik terhadap karakter permainan futsal dapat digunakan sebagai alternatif program latihan teknik dribbling pada tingkat sekolah menengah.