This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmanesia
Chariesy, Deroza
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FORMULASI OBAT KUMUR JERNIH BERBASIS MINYAK ATSIRI DENGAN TEKNIK SOLUBILISASI SERTA PENAMBAHAN EKSTRAK RESIN JERNANG (DAEMONOROPS DRACO) Chariesy, Deroza; Julianto, Tommy; Budiasih, Sri
Jurnal Farmanesia Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v12i2.5941

Abstract

Latar belakang: Karies gigi akibat Streptococcus mutans dapat dicegah dengan obat kumur, namun formulasi sintetik berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif alami. Minyak atsiri (serai wangi, kayu manis, cengkih, jeruk nipis) serta ekstrak resin jernang (Daemonorops draco) diketahui mengandung senyawa antibakteri. Tujuan: Penelitian ini merancang formulasi obat kumur jernih berbasis minyak atsiri dan kombinasi dengan ekstrak resin jernang serta melihat aktivitas antibakteri sediaan. Metode: Delapan formula disusun, kemudian dievaluasi meliputi organoleptik, pH, viskositas, homogenitas, serta diuji aktivitas antibakteri terhadap S. mutans dengan metode difusi cakram. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada pemeriksaan organoleptis pada formula tidak memberikan perbedaan warna, rasa, bau, kecuali pada kombinasi jeruk nipis dan jernang mengalami perubahan warna menjadi merah keruh. Pada uji pH seluruh formula berada pada rentang 6,2–7,5. Uji viskositas konsisten dalam rentang 4–7 cP. Pemeriksaan homogenitas seluruh formula menunjukkan hasil homogen dan uji cycling test menunjukkan seluruh formula tetap stabil kecuali F8 yang memperlihatkan kekeruhan. Namun semua formula obat kumur dengan konsentrasi minyak atsiri di dalam batas yang aman dan memenuhi estetika warna tidak dapat menunjukkan terbentuknya zona hambat. Kesimpulan: Sediaan kumur yang mengandung minyak atsiri dan resin jernang telah berhasil dibuat serta stabil dalam penyimpanan namun belum memiliki aktivitas antibakteri yang mencukupi.