Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Poliester tak jenuh sebagai bahan baku pembuatan helm pengaman Nadilah, Sri; Winursito, Isananto; Wahyuni, Sri; Budiasih, Sri; Purwanti, Christiana Maria Herry
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1838.015 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v19i1.248

Abstract

Unsaturated polyester is applied in many products such as aircraft sections, boats, building, panels, automotive accessories and modifications, etc. In this  research, unsaturated polyester was used as a raw material, which was reinforced with a fiberglass mat, and casted in a silicon rubber mold. The concentrations of methyl ethyl ketone peroxide (1-3 phr) as an initiator and cobalt naphtanate (0-2 phr) as an accelerator were used in the preparation of safety helmet. Subsequently, the effects of the compounds to the reaction time, the brittleness of the products, an the physical properties, were studied. The results showed  that the compound composed by 100 phr unsaturated polyester, 2 phr methyl ethyl ketone peroxide, 2 phr cobalt naphtanate, 40 phr silica, 20 phr fiberglass mat and 1 phr pigment was not brittle, had a good reaction time and nonflammable, gave 4.82 mm in resistance to penetration, and the deflection of A and B were 4.5 and 0.0 mm, respectively.  Keywords : unsaturated polyester, safety helmet, methyl ethyl ketone peroxide, cobalt-naphtenate.
Penelitian penggunaan minarex pertamina sebagai minyak pelunak kompon karet untuk sol sepatu kanvas Karani, Sofyan; Prayitno, Prayitno; Bandi, Sri; Budiasih, Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1655.193 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i19.436

Abstract

The objective of the research is to use minarex, by product of Pertamina, as a softener in making rubber sole compound for canvas shoes. The formula of the compound applied four kinds of minarex, manely minarex A, B, C and D with variation 2 – 8 phr. The mastication and mixing processes used two roll mill machine and the compound was vulcanized at 150 oC, at the pressure 150 kg/cm2and 10 mnutes curing time. The comformityt of softener, minaret, is excellent and no oil exist to the surface of the vulcanized compound. The property of the vulcanized compound fulfilled all the quality requirements of SNI 0778-89- A and SNI 1844-90-A for canvas shoe rubber sole, except abrasion for sport shoe (max. 1.00 mm3/ kgm compared with the result of the test, 1.52 – 2.35 mm3/kgm). Data analysed proves the to kinds of minarex to influence all properties in rubber compounds. While treatment of minarex to inflience the properties of elongation at break, permanent set and hardness. The type of minarex to influince properties of the tear strength, abrasion and density to rubber compound.    INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan minarex Pertamina sebagai bahan pelunak dalam pembuatan kompon karet untuk sol sepatu kanvas. Formula kompon menggunakan empat jenis minarex yaitu minarex A, B, C dan D dengan variasi antara 2 – 8 phr. Pencampuran menggunakan giling karet terbuka dan kompon divulkanisasi pada suhu 1500C, tekanan 150 kg/cm2 dan waktu 10 menit. Tingkat kecocokan bahan pelunak minarex sangat baik, tidak terjadi pengeluaran minyak ke permukaan kompon dan vulkanisat kompon. Sifat vulkanisat memenuhi semua persyaratan mutu dalam SNI 0778-89-A dan SNI 1844-99-A untuk sol karet sepatu kanvas, kecuali syarat mutu ketahanan kikis sol sepatu untuk olah raga maks. 1,00 mm3 / kgm dibandingkan dengan hasil uji kikis vulkanisat yaitu antara 1,52 – 2,35 mm3 /kgm. Hasil analisa data uji menunjukkan jenis minrex mempengaruhi semua sifat fisis kompon yang di ujikan. Sedangkan sifat perlakuan minarex mempengaruhi perpanjangan putus, perpanjangan tetap dan kekerasan. Type minarex mempengaruhi ketahanan jenis dan ketahanan sobek  kompon karet.   
Penelitian untuk mengetahui kualitas sol karet transparan sepatu kanvas untuk olah raga Setyaningsih, Any; Budiasih, Sri; Suparti, Suparti; Sunardi, Sunardi; Sumasto, C Yuwono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.869 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i22.345

Abstract

Research to know quality rubber sole translucent kanvas shoes sport to keep in conditioning room during 2 (two) month, agree with survey result than attitude test: tensile strength, elongation, permanent set 50% and hardness agree strength properties reference more homogeny, permanent set 50% and hardness to experience reduction properties because elasticity to decrease until can bring about forceful measure of surface. Sole which influence activity more advanced, whereas elongation not change properties during to keep, then time to keep good are ½ - 11/2 month.   INTISARI  Penelitian untuk mengetahui kualitas sol karet transparan sepatu kanvas untuk olah raga disimpan dalam ruang kondisi selama 2 (dua) bulan, sesuai dengan hasil survey, kemudian dilakukan pengujian : tegangan putus, perpanjangan putus, perpanjangan tetap 50% dan kekerasannya sesuai dengan persyaratan SNI 0171 – 87A. Sepatu Kanvas Dengan Sol Karet Untuk Olah Raga. Pengujian dilakukan setiap 15 hari (1/2 bulan) sekali menghasilkan sebagai berikut : untuk sifat tegangan putus menunjukkan semakin homogen, perpanjangan tetap 50% dan kekerasan mengalami penurunan sifat dikarenakan elastisitasnya berkurang sehingga dapat menimbulkan pengerasan pada permukaan sol yang akan mempengaruhi pengerjaan lebih lanjut. Sedangkan perpanjangan putus tidak ada perubahan sifat selama dalam penyimpanan. Maka waktu penyimpanan yang terbaik adalah 1/2 – 1 1/2 bulan. 
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIKA & KIMIA SEDIAAN LIP CREAM DENGAN KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH TERONG BELANDA (Solanum betaceum) DAN EKSTRAK UMBI BIT (Beta vulgaris L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Utami, Rury Trisa; Budiasih, Sri; Julianto, Tommy; Putri, Reggy Melati
Jurnal Farmasi Higea Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v16i2.640

Abstract

Kegemaran wanita dalam berhias menyebabkan banyaknya inovasi baru dalam bentuk sediaan kosmetik guna menutupi kekurangan yang ada pada wajah sehingga menghasilkan penampilan yang lebih menarik serta menimbulkan efek psikologis yang baik seperti percaya diri (self confidence), salah satu inovasi yang dibuat adalah lip cream. Kulit terong belanda (Solanum betaceum) mengandung senyawa antosianin dan umbi bit (Beta vulgaris L.) mengandung pigmen betasianin yang menghasilkan zat warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi ekstrak kulit terong belanda (Solanum betaceum) dan umbi bit (Beta vulgaris L.) yang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada sediaan lip cream dan mengetahui stabilitas fisika dan kimia sediaan lip cream. Sediaan lip cream diformulasikan dengan konsentrasi F1 (3%:3%), F2 (5%:5%) dan F3 (7%:7%). Parameter uji stabilitas fisika dan kimia meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji stabilitas, uji daya oles, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, uji iritasi dan uji kesukaan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ekstrak kulit buah terong belanda (Solanum betaceum) dan ekstrak umbi bit (Beta vulgaris L.) dapat dikombinasikan sebagai pewarna alami pada sediaan lip cream. Stabilitas fisika dan kimia ketiga sediaan lip cream untuk pengujian organoleptis, uji homogenitas, uji stabilitas, uji daya oles, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH dan uji iritasi sudah memenuhi persyaratan formulasi lip cream yang baik. Pada uji kesukaan, F3 lebih di sukai oleh responden. Perbedaan konsentrasi sediaan lip cream mempengaruhi nilai pH dan lamanya waktu daya lekat.
Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Julianto, Tommy; Budiasih, Sri; Ayu Amelia; Gusmali, Desy Maniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1780

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pulau Panjang oleh kelompok wanita tani (KWT) dengan tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat. Masalah yang dihadapi adalah akses terbatas terhadap layanan kesehatan di daerah pedesaan, yang mendorong masyarakat untuk beralih ke pengobatan tradisional. Metode yang digunakan meliputi pemilihan tanaman obat yang sesuai, persiapan lahan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman, dengan fokus pada tanaman rimpang seperti jahe, kunyit, dan kencur yang dikenal memiliki khasiat dalam mengatasi masalah kesehatan, termasuk hipertensi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman obat serta pemanfaatan lahan kosong untuk tujuan kesehatan melalui tanaman obat keluarga ini.
Pembuatan Jamu Sebagai Obat Tradisional Bersama Warga Pulau Panjang Kota Batam Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Budiasih, Sri; Julianto, Tommy; Hainil, Sri; Gusmali, Desy Maniarti; Amelia, Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2674

Abstract

Indonesia memiliki sekitar 7.000 spesies tumbuhan obat, namun pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga Pulau Panjang, khususnya para ibu, mengenai obat tradisional dan cara pembuatan jamu kunyit asam sebagai alternatif pengobatan kolesterol. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2024 di SD Negeri 005 Galang dengan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Sebelum kegiatan, dilakukan survei awal untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki pemahaman yang rendah terhadap obat tradisional. Sebanyak 25 peserta hadir dan menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan keinginan untuk mencoba membuat jamu sendiri. Demonstrasi dilakukan langsung oleh mahasiswa dari Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam dengan dukungan kader setempat. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap manfaat obat tradisional, khususnya kunyit sebagai penurun kolesterol. Produk jamu yang telah dibuat dibagikan kepada peserta, serta diberikan doorprize sebagai bentuk apresiasi. Kesimpulannya, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan efektif dalam memberikan edukasi serta meningkatkan minat masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional.
EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 MELALUI PENYULUHAN, PEMBAGIAN MASKER, VITAMIN, DAN HAND SANITIZER DI PERUMAHAN TAMAN SARI HIJAU KOTA BATAM Mayefis, Delladari; Utam, Rury Trisa; Sari, Diani Mega; Ghiffari, Habibie Deswilyas; Budiasih, Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24588

Abstract

Pencegahan penularan covid-19 sudah banyak jenis himbauan patuh terhadap protocol kesehatan seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun, meenggunakan masker saat keluar rumah serta menerapkan physical distancing melalui media cetak maupun media social akan tetapi banyak sekali masyarakat yang belum memahami dan mempraktekannya sehingga masyarakat belum patuh dalam pencegahan covid-19. Hal ini lah yang mendorong dan memotivasi tim untuk melalukan edukasi melalui penyuluhan kepada masyarakat dengan tujuan untuk megedukasi tentang langkah- langkah pencegahan dan penularan covid-19, penggunaan masker dan cara mencuci tangan yang benar. Metode yang digunakan adalah, membuat hand sanitizer, menyiapkan 1 paket masker, vitamin dan hand sanitizer, edukasi pencegahan penularan covid di Masjid Ar-Rahmah perumahan Taman Sari Hijau. Hasil Pengabdian ini adalah masyarakat yang hadir di edukasi ini berjumlah 37 orang yang di laksanakan di masjid Ar-Rahmah perumahan Taman Sari Hijau. Masyarakat sangat antusias dengan edukasi ini. Dengan antusias tersebut meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan, dan juga sangat senang karena pemberian 1 paktet masker, vitamin dan hand sanitizer.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) & Ramuan Bertuah Di Kampung Terih Nongsa Kota Batam Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Erda, Roza; Julianto, Tommy; Hainil, Sri; Budiasih, Sri; Gusmali, Desy Maniarti; Amelia, Ayu; Utami, Rury Trisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3698

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Terih dilaksanakan dengan fokus pada pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui program TOGA dan Ramuan Bertuah. Latar belakang kegiatan ini adalah hasil survei yang menunjukkan bahwa meskipun masyarakat sudah banyak menanam TOGA, khususnya sereh, namun pemanfaatannya sebagai ramuan herbal masih terbatas. Sebagian besar masyarakat lebih memilih obat modern ketika sakit, padahal sebagai masyarakat pesisir mereka membutuhkan stamina tubuh yang kuat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat TOGA, memberikan keterampilan dalam mengolah tanaman herbal menjadi ramuan kesehatan, serta memperluas variasi tanaman obat yang dimiliki warga melalui pembagian bibit. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi pengolahan ramuan herbal berbahan jahe, temulawak, dan sereh, serta pembagian bibit TOGA kepada masyarakat.