Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Civic Culture dalam Integrasi Tradisi Ngalungi Sapi di Dukoh Dresi Wetan Kasmi, Kasmi; Suyato; Puji Wulandari Kuncorowati; Alil Rinenggo
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i7.4330

Abstract

Arus globalisasi saat ini berdampak pada terkikisnya identitas budaya lokal dan karakter kewarganegaraan di kalangan generasi muda. Kondisi ini menuntut adanya langkah nyata dalam memperkuat ketahanan budaya, salah satunya melalui integrasi tradisi lokal ke dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tradisi Ngalungi Sapi di Dukoh Dresi Wetan dapat dijadikan sumber pengembangan civic culture dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tradisi ini memanifestasikan nilai civic skills melalui gotong royong pembuatan ketupat, serta civic disposition dalam praktik weweh sedulur. Selain itu, ritual pengalungan ketupat mencerminkan etika lingkungan sebagai bentuk civic virtue, acara selametan memperkokoh aspek spiritualitas masyarakat. Secara teoretis, nilai-nilai tersebut sejalan dengan pilar pengetahuan, keterampilan, dan watak kewarganegaraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal Ngalungi Sapi sangat efektif sebagai strategi pembelajaran kontekstual untuk mempertebal tanggung jawab sosial dan jati diri nasional di tengah tantangan era digital.
Non-Punitive Policy in Addressing Violence and Sexual Harassment Among Middle School Students in Sleman Regency Nabila Ihza Nur Muttaqi; Chandra Dewi Puspitasari; Iffah Nur Hayati; Puji Wulandari Kuncorowati; Setiati Widhiastuti
Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/widyapranata.v8i1.2206

Abstract

This study aims to analyze non-penal policies implemented in addressing violence and sexual abuse among junior high school students in Sleman Regency. Violence and sexual abuse in educational settings, particularly at the junior high school level, are pressing issues that affect students' physical and psychological well-being. Non-penal policies, which focus on prevention, victim recovery, and education for students and educators, are expected to be a more humane alternative to legal approaches that tend to be reactive. This study uses a qualitative approach with a literature study method, which examines relevant policies, as well as reports and official documents available in Sleman Regency. The findings show that effective non-penal policies involve various elements, such as counseling for students and educators, establishing a safe reporting mechanism for victims, and implementing educational programs on sexual violence. In addition, the success of these policies also depends on the commitment of schools and the support of parents and the community. This study recommends that non-penal policies be expanded and implemented more comprehensively in all schools in Sleman Regency to create a safe educational environment that supports the recovery of victims of sexual violence and abuse.