Hanny Hapsari, Tia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE NADZOM DALAM PEMBELAJARAN KITAB TUHFATUL ATHFAL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KAIDAH BACAAN TARTIL AL-QUR’AN PADA SANTRI DINIYAH TINGKAT ULA DI PONDOK PESANTREN ITTIHADUT THOLIBIN WONOSOBO 2026 Hanny Hapsari, Tia; Ngarifin Shiddiq; Ahmad Robihan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46772

Abstract

Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang berfungsi sebagai pedoman hidup dan memiliki nilai ibadah bagi umat Muslim. Kemampuan membacanya sesuai kaidah tajwid menjadi hal yang mendasar, namun dalam praktiknya masih banyak santri yang kesulitan meskipun telah mempelajari ilmu tersebut. Masalah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya metode pembelajaran yang kurang beragam, kesulitan menghafal aturan, serta minat belajar yang rendah. Salah satu solusi yang diterapkan di Pondok Pesantren Ittihadut Tholibin Wonosobo adalah penggunaan metode nadzom dalam mempelajari kitab Tuhfatul Athfal. Metode ini mengandalkan nadzom yang memudahkan santri untuk menghafal sekaligus memahami materi, karena kitab tersebut sendiri disusun dalam bentuk puisi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan metode ini, mengetahui tingkat kemampuan bacaan tartil santri, serta mengidentifikasi hal yang mendukung dan menghambat proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, dengan pengumpulan data melalui pengamatan langsung, wawancara, dan dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan metode ini berjalan dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Secara umum kemampuan santri berada pada tingkat cukup baik, dengan rata-rata nilai 75. Metode ini terbukti efektif karena mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, memperkuat daya ingat, serta memudahkan penerapan aturan bacaan dalam praktik sehari-hari. Keberhasilan ini didukung oleh semangat santri, kemampuan pengajar, dan lingkungan yang kondusif, meskipun masih ada kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan di antara santri.