Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MEDIA WAYGROUND DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS SALAFIYAH Ai Siti Rohmat; Lili Dianah; Sudarmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47671

Abstract

This study aims to describe the role of Wayground media in increasing social studies learning interest among eighth-grade students at MTs Salafiyah. This research employed a qualitative method using a library research approach. The research data were obtained from various literature sources such as books, scientific journals, research articles, and other documents related to game-based learning media, learning interest, and social studies learning. Data collection techniques were carried out through documentation studies and literature analysis, while data analysis used content analysis techniques. The results showed that Wayground media plays an important role in creating a more interactive, engaging, and enjoyable social studies learning process. The use of game-based learning media can increase student involvement in learning activities, foster enthusiasm, and reduce boredom toward theoretical social studies materials. In addition, Wayground media helps teachers create more innovative learning environments and encourages students to be more active in discussions and classroom activities. Students’ responses to the use of Wayground media indicated an increase in attention, participation, and learning interest during the learning process. Therefore, Wayground media can be used as an effective alternative learning medium to improve social studies learning interest among eighth-grade students at MTs Salafiyah.
PENGARUH PERILAKU PHUBBING GURU TERHADAP MOTIVASI MENGAJAR DAN INOVASI PEMBELAJARAN (Studi di SD Negeri Wilayah Pool IV Korwil Kec. Wanareja) Friska Risfiani; Ai Siti Rohmat; Sany Rusdinar; Maman Herman; Dede Iman Suhenda
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.23883

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam perilaku penggunaan gawai oleh guru. Salah satu fenomena yang muncul adalah phubbing, yaitu perilaku mengabaikan interaksi sosial karena terlalu fokus pada ponsel. Perilaku phubbing nampak muncul terhadap guru di lingkungan sekolah, maka dikhawatirkan akan mempengaruhi motivasi mengajar guru dan inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh perilaku phubbing guru terhadap motivasi mengajar. (2) Pengaruh perilaku phubbing guru terhadap inovasi pembelajaran. (3) Pengaruh perilaku phubbing guru terhadap motivasi mengajar dan inovasi pembelajaran secara simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah 107 orang guru yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson, regresi linier berganda, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perilaku phubbing guru memiliki pengaruh terhadap motivasi mengajar. Artinya semakin tinggi perilaku phubbing yang dilakukan guru, semakin rendah tingkat motivasi mengajar guru. (2) perilaku phubbing guru memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi mengajar. Artinya semakin tinggi perilaku phubbing yang dilakukan guru, semakin rendah tingkat inovasi pembelajaran guru. (3) Perilaku phubbing guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi mengajar dan inovasi pembelajaran secara simultan. Artinya, semakin tinggi perilaku phubbing yang dilakukan guru, semakin rendang Tingkat motivasi mengajar guru yang akan berpengaruh juga terhadap rendahnya inovasi pembelajaran yang dilakukan guru. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan etika komunikasi bagi guru agar penggunaan teknologi dapat mendukung, bukan menghambat, kualitas pembelajaran.