Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efisiensi Penyimpanan Arsip Digital Berbasis ELVIS Dalam Administrasi Perkantoran PT. Kornet Logistic Sultan Salahuddin Al Ayyubi; Darma Rika Swaramarinda; Suherdi Suherdi
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 3 (2026): MEI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i3.2360

Abstract

Kornet Logistic merupakan perusahaan yang berjalan dalam industri logistik yang menggunakan sistem ELVIS sebagai alat administratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses pengelolaan, tingkat efisiensi, serta faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi penyimpanan arsip digital berbasis perangkat lunak ELVIS dalam administrasi perkantoran di PT. Kornet Logistic. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan 5 (lima) informan karyawan yang menggunakan sistem tersebut dalam pekerjaan sehari-hari. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan sistem ELVIS di PT. Kornet Logistic telah terstruktur dengan baik melalui manajemen hak akses yang disesuaikan dengan jabatan karyawan serta proses penyimpanan yang sistematis. Dari segi tingkat efisiensi, sistem ELVIS terbukti sangat baik dalam meningkatkan kecepatan dan akurasi pencarian dokumen, memangkas waktu pencarian dari hitungan jam menjadi kurang dari 5 menit dengan bantuan fitur filter pencarian. Implementasi ini juga berdampak positif pada tata ruang kerja karyawan yang menjadi lebih rapi karena berkas fisik dapat langsung dipindahkan ke gudang arsip. Faktor utama yang mendukung efisiensi ini adalah kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use) dengan antarmuka sistem yang user-friendly. Meskipun demikian, efisiensi ini masih menemui beberapa hambatan, yaitu ketergantungan yang tinggi pada stabilitas jaringan internet, adanya human error, dan belum terealisasinya lingkungan kerja paperless secara utuh karena regulasi pencetakan fisik untuk invoicing dan aturan retensi dokumen selama 5 tahun.