Adian Wahdania
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Phonics untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Teks Arab Siswa Kelas VIII MTs Salubanga Kabupaten Luwu Adian Wahdania; Nasruni Nasruni; Anshar Anshar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca teks Arab pada siswa kelas VIII MTs Salubanga. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengenali bunyi huruf hijaiyah, menggabungkan bunyi menjadi suku kata, serta membaca kata dan kalimat sederhana dengan tepat. Kondisi ini menyebabkan proses pembelajaran bahasa Arab kurang efektif dan menurunkan minat belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Phonics dalam meningkatkan keterampilan membaca teks Arab siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas VIII MTs Salubanga Kabupaten Luwu. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest dan posttest), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengombinasikan analisis data kuantitatif dan kualitatif untuk melihat peningkatan keterampilan membaca siswa selama penerapan metode Phonics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Phonics dapat meningkatkan keterampilan membaca teks arab siswa kelas VIII MTs Salubanga Kabupaten Luwu. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata siswa secara bertahap, mulai dari 29,2 pada tes pra siklus, meningkat menjadi 59,2 pada siklus I, dan mencapai 85,0 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal juga mengalami peningkatan pesat dari 25% pada siklus I menjadi 85% pada akhir siklus II, sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80%. Selain itu, penerapan metode ini terbukti meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa, serta membantu mereka dalam membedakan simbol dan bunyi huruf hijaiyyah yang memiliki kemiripan.