Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Belanja Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara Safitri, Nurdiah; Siregar, Zulkifli; Amrani, Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Belanja Daerah terhadap pertumbuhan ekonomi pada 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, serta data PAD, DAU, dan Belanja Daerah yang diperoleh dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien sebesar 0,123 dan signifikansi 0,003. DAU juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,164 dan signifikansi 0,001. Selanjutnya, Belanja Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar 0,139 dan signifikansi 0,004. Berdasarkan nilai standardized beta, variabel yang paling dominan memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah DAU.Secara simultan, PAD, DAU, dan Belanja Daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F hitung sebesar 192,368 dan signifikansi 0,000. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,782, yang berarti bahwa sebesar 78,2% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 21,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.Dengan demikian, pengelolaan keuangan daerah yang efektif melalui peningkatan PAD, pemanfaatan DAU secara optimal, serta alokasi belanja daerah yang produktif diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.