Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Peran Emosi atau Perasaan Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pendidikan Agama Islam Lalu Deni Muhtar; Maimun Zubair; Mira Mareta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2568

Abstract

Pendidikan menjadi fondasi utama dalam membentuk individu dan masyarakat yang berkualitas. Tantangan utama pendidikan saat ini adalah bagaimana mengimplementasikan kurikulum yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik serta perubahan zaman. Kurikulum Merdeka Belajar, yang menekankan kebebasan dan kemandirian dalam proses pembelajaran, menawarkan solusi terhadap tantangan ini. Dalam konteks pendidikan agama Islam, peran emosi atau perasaan sangat penting karena memengaruhi motivasi, konsentrasi, dan pemahaman peserta didik. Studi yang membahas peran emosi dalam pendidikan agama Islam masih terbatas, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan pengelolaan perasaan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama. Artikel ini mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana perasaan dapat memengaruhi implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pendidikan agama Islam, serta menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan konsep ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur untuk menganalisis peran emosi dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pendidikan agama Islam. Proses ini melibatkan pemilihan literatur berkualitas tinggi dari jurnal ilmiah, buku teks, artikel, dan dokumen akademis lainnya. Analisis literatur berfokus pada bagaimana Kurikulum Merdeka Belajar berkontribusi terhadap pembentukan sikap dan nilai dalam agama Islam serta implikasi kecerdasan emosional terhadap pengajaran dan pembelajaran agama Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengajaran, membangun hubungan baik dengan siswa, dan mengelola stres. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kebijakan pendidikan dan praktik terbaik dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, dengan menekankan pentingnya integrasi kecerdasan emosional dalam kurikulum dan pelatihan guru.
Evaluasi Penerapan Bimbingan Mental Spiritual di Balai Pelayanan Sosial Remaja Nusa Tenggara Barat Wahyu Hidayat; Maimun Zubair; Winengan Winengan; Lubna Lubna
Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities Vol 5 No 2 (2025): Alif Lam
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/aliflam.v5i2.1031

Abstract

This research wants to explore more deeply the benefits of guidance that integrates religious and spiritual dimensions in supporting the social recovery of teenagers. This research uses a program evaluation design with a qualitative approach with the research subjects being PPS caregivers and adolescent beneficiaries who were selected using a purposive sampling technique. The data collection techniques used in this research were in-depth interviews, observation and documentation to obtain comprehensive and high-quality data. The research results show that the mental spiritual guidance program at the West Nusa Tenggara, PPS has had a major impact on improving the psychological well-being of teenagers. The success of this mental spiritual guidance program is influenced by several factors such as the policy for implementing mental spiritual guidance and the psychological condition of the young beneficiaries before taking the guidance.