Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Relevansi Interaksi Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Gaya Kognitif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Nisa Hidayatullah; Rizka Sofia Irawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3572

Abstract

Guru memiliki gaya mengajar yang berbeda-beda, tetapi guru harus mampu menyesuaikan lingkungan pembelajaran dengan kondisi peserta didik sehingga terjadi interaksi yang positif antara guru dan peserta didik. Interaksi positif ini salah satunya dapat dicapai dengan memahami karakteristik peserta didik (Rusnilawarni, 2017). Karakteristik yang dimaksud adalah cara peserta didik merespon sesuatu ketika dihadapakan pada situasi dan kondisi pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah dengan gaya kognitif terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain penelitian factorial design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA di MAN 1 Lombok Tengah. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diambil mengggunakan instrumen kemampuan berpikir kritis peserta didik yang berupa tes uraian sebanyak 10 butir soal dan pengumpulan data gaya kognitif menggunakan instrumen Group Embedded Figure Test (GEFT). Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji anova dua arah atau two way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya kognitif dan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan nilai taraf signifikan 0,097>0,050. Dengan demkian, berarti tidak terdapat interaksi antara gaya kognitif dan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Pengembangan dan Validasi Instrumen Pandangan Guru Sekolah Menengah Terhadap Sifat-Sifat Sains Sri Suci Lestari; Nisa Hidayatullah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3617

Abstract

Nature of Science (NOS) merupakan konsep yang kompleks yang mencakup filosofi, sosiologi dan sejarah dari pengetahuan ilmiah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen yang dapat mengukur pandangan guru terhadap sifat-sifat sains (Nature of Science/NOS) dan metode pengajarannya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman NOS dalam pendidikan sains serta terbatasnya instrumen yang sesuai dengan konteks lokal di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, instrumen dikembangkan dalam dua bagian utama: pandangan terhadap NOS dan metode pengajaran sains, yang masing-masing dinilai menggunakan skala Likert. Validasi dilakukan melalui evaluasi ahli dan uji coba lapangan guru sains tingkat menengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen memiliki validitas isi dan konstruk yang baik serta reliabilitas yang memadai. Mayoritas guru menunjukkan pemahaman yang baik terhadap aspek pengamatan dan eksperimen, namun masih terdapat kelemahan dalam penalaran kritis. Instrumen ini diharapkan dapat menjadi alat yang efektif dalam evaluasi dan pengembangan profesional guru sains, serta peningkatan kualitas pendidikan sains di sekolah menengah.
Research Trends Material Physics E-Module Based on Synthesis and Characterization of Barium M-Hexaferrite using PjBL Model to Enhance Student Creativity (A Review) Susilawati; Kosim; Nisa Hidayatullah; Syarful Annam
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.14544

Abstract

This study aims to map and synthesize existing research related to PjBL-based e-modules, student creativity, and BaM hexaferrite material studies, in order to identify research trends, gaps, and opportunities for interdisciplinary integration. A Hybrid Review methodology was employed, combining a Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA 2020 and a Bibliometric Review. Literature published between 2018 and 2025 was collected from Scopus and SINTA databases. A total of 38 eligible articles were included for qualitative synthesis and bibliometric mapping. The SLR examined research focus, methodologies, learning outcomes, and material synthesis approaches, while the bibliometric analysis explored publication trends, keyword co-occurrence, collaboration networks, and thematic structures. The results indicate that PjBL-based e-modules are consistently effective in fostering creativity and higher-order thinking skills. However, bibliometric evidence reveals a clear separation between physics education research and BaM hexaferrite material studies, with minimal thematic overlap. This finding highlights a significant research gap and underscores the novelty of integrating BaM hexaferrite synthesis and characterization into a PjBL-oriented e-module. The study provides a strong conceptual foundation for developing research-based digital learning materials that promote authentic scientific creativity in higher education physics.
Exploring the Application of the Borg & Gall Development Model in Science Education: A Review of Literature Ryya Aulia Assirri; I Putu Artayasa; Nisa Hidayatullah; Riska Dia Sapitri; Rizka Sofia Irawan; Satutik Rahayu
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 2 (2026): July
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i2.112

Abstract

The Borg & Gall Research and Development (R&D) model is a methodological framework widely applied in science learning development because it focuses on solving learning problems through empirical data-based evaluation and revision. This study aims to describe and analyze trends in the application of the Borg & Gall model in science learning development, including variations and modifications in stages, evaluation strategies, development outcomes, and challenges reported in previous research. The method used was a literature review using the SPIDER (Sample, Phenomenon of Interest, Design, Evaluation, Research type) approach. A systematic literature search was conducted through Google Scholar, ERIC, and ScienceDirect databases. The results indicate that most studies do not fully implement the Borg & Gall stages, but instead simplify or integrate them with other instructional design models to accommodate the learning context, time constraints, and resource constraints. The dominant evaluation strategies include expert validation, phased field trials, and measuring effectiveness through pre-test and post-test designs. In general, the developed science learning products were declared valid, practical, and effective, although they still face challenges in terms of time, cost, technical competence, and generalizability of the results