Amsanah Amsanah
Universitas Bina Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Filosofis Implementasi Artificial Intelligence dalam Personalisasi Pembelajaran: Analisis Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Amsanah Amsanah; Mahdiyah Mahdiyah; Ryan Pratiwa Putra; Fuad Abdul Baqi; Mutoharoh Mutoharoh
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4472

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital saat ini ditandai dengan penetrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang masif melalui model personalisasi pembelajaran, namun perkembangan ini sering kali hanya menitikberatkan pada aspek teknis tanpa landasan filosofis yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk membedah implementasi AI dalam dunia pendidikan melalui tinjauan mendalam pada dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta mengaitkannya dengan regulasi pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang bersifat deskriptif-analitis, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur kebijakan dan teori filsafat untuk kemudian disintesis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, AI mengubah hakikat interaksi pedagogis menjadi hubungan termediasi data yang berisiko mereduksi eksistensi kemanusiaan. Secara epistemologis, terjadi pergeseran otoritas kebenaran dari guru ke algoritma yang menuntut penguatan literasi kritis peserta didik dalam memvalidasi informasi. Secara aksiologi, tantangan utama muncul pada degradasi integritas akademik dan nilai etis akibat prioritas efisiensi mekanistik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa personalisasi pembelajaran berbasis AI harus dikembalikan pada hakikatnya sebagai alat untuk memanusiakan manusia, selaras dengan semangat Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila. Sinkronisasi antara kecanggihan teknologi dan nilai karakter bangsa menjadi syarat mutlak agar pendidikan tetap berfungsi sebagai proses pembentukan akhlak mulia, bukan sekadar pemrosesan data kognitif. Penekanan pada pedagogi hati dan etika digital direkomendasikan sebagai pilar utama dalam menghadapi disrupsi teknologi di masa depan.
Rekonstruksi Manajemen Strategik dalam Meningkatkan Keunggulan Kompetitif: Studi Kasus SDN Serang 13 di Tengah Ekosistem Sekolah Swasta Mahdiyah Mahdiyah; Teti Sunarti; Astari Astari; Amsanah Amsanah; Riza Fauzia; Ika Pratiwi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4918

Abstract

Banyak sekolah dasar negeri mulai mengalami stagnasi, bahkan penurunan peminat akibat munculnya gelombang sekolah swasta yang menawarkan model pendidikan lebih variatif dan responsif terhadap kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam proses rekonstruksi manajemen strategik yang dilakukan di SDN Serang 13. Penelitian dilakukan terhadap SDN Serang 13 yang terletak di Kota Serang pada bulan Maret sampai April 2026 melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan rekonstruksi manajemen strategik di SDN Serang 13 merupakan respons adaptif yang fundamental dalam menghadapi tekanan kompetisi dari lembaga pendidikan swasta berbasis Islam terpadu di sekitarnya. Efektivitas dari strategi rekonstruksinya tercermin nyata pada capaian prestasi guru hingga tingkat nasional serta prestasi siswa yang konsisten di bidang akademik, seni, dan olahraga dalam lima tahun terakhir. Keunggulan kompetitif tersebut diperkuat dengan manajemen branding yang proaktif melalui media digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik, yang secara empiris berdampak pada tren peningkatan jumlah pendaftar siswa baru (PPDB) selama tiga tahun terakhir.