Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Simulasi PhET Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Emi Pertiwi; Hikmawati Hikmawati; Susilawati Susilawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan media PhET terhadap hasil belajar fisika peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experimental. Penelitian ini dilakukan pada SMAN 1 Kuripan kelas X semester ganjil tahun ajaran 2025/2026, pelaksanaan penelitian dimulai pada tanggal 16 September sampai dengan 1 Oktober. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Kuripan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 yakni sebanyak 196 siswa yang terbagi dalam 7 kelas. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh kelas X-2 sebanyak 25 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas X-1 sebanyak 25 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes hasil belalajar ranah kognitif yang di uji menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil data tes akhir pada hasil belajar ranah kognitif peserta didik, diperoleh nilai rata-rata 88,15 untuk kelas eksperimen dan rata-rata 71,85 untuk kelas kontrol. Hasil data akhir hasil belajar ranah afektif kelas eksperimen mendapatakan rata-rata 95,08, sedangkan rata-rata yang diperoleh kelas kontrol yaitu sebesar 71,87 untuk ranah afektif. Didapatkan hasil uji normalitas pada tes awal sebesar 9 untuk kelas eksperimen dan 10 pada kelas kontrol dan pada tes akhir di peroleh nilai kelas eksperimen sebesar 9 dan kelas kontrol sebesar 3 dengan X2tabel 11,070 maka data terdistribusi normal dan hasil uji homogenitas diperoleh Fhitung sebesar 1,04 pada tes awal dan 1,15 pada tes akhir dengan Ftabel 1,98 maka data dikategorikan homogen. Pada uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 4,55 dan ttabel 2,02 pada taraf signifikan 5%, maka dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh discovery learning berbantuan media simulasi PhET terhadap hasil belajar fisika peserta didik. 
Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Keru melalui Edukasi Standar Pengemasan dan Pelabelan Produk Pangan Lokal Made Gendis Putri Pertiwi Putri Pertiwi; Firman Fajar Perdhana; Ika Rachmayani; Emi Pertiwi; Dina Supriani; Muammar Bima Fahlevi; Iqlima Khaerunnisa; Ismi Asmawati; Muhammad Rizqi Alfian; Erika Yuliana Pratiwi; Hidayatun Nisa; Rozal Ilham; Nindya Farah Dilla Harpama; Muhammad Zikro
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v6i1.1072

Abstract

The enhancement of the added value and competitiveness of local food products in Keru Village is constrained by a limited understanding of food packaging and labeling standards. The community service activity aimed to enhance the knowledge of the community in Keru Village, Narmada District, West Lombok Regency regarding the importance of proper food packaging and labeling in accordance with established standards to improve the competitiveness of local products. The activity involved 23 participants consisting of palm sap farmers and members of the PKK women’s group. The methods used included administering an initial questionnaire (pre-test) to assess participants’ prior knowledge, delivering material through interactive lectures, and administering a final questionnaire (post-test) to evaluate participants’ understanding after the activity. The pre-test and post-test data were then analyzed descriptively. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, where pre-test scores were categorized as low to moderate, while post-test scores improved to a high category. This indicates that the community service activity was highly effective in enhancing participants’ understanding. Therefore, the activity successfully achieved its objectives and has the potential to encourage the community to produce food products with better packaging and labeling, thereby increasing their competitiveness in the market