Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelayanan Pengobatan Umum dan Mata di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia-4 Joice Kalumpiu; Kurniasari; Ida Effendi; Noviani Prasetyaningsih; Anggraeni Adiwardhani; Yuliana; Jane Florida Kalumpiu
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 08 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi lansia semakin meningkat di seluruh dunia. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses penuaan sehingga penyakit banyak muncul pada lanjut usia. Selain itu adanya proses degeneratif dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga rentan terkena infeksi. Program yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pemeriksaan kesehatan. Pelaksanaan PKM kali ini diselenggarakan kepada warga di panti sosial tresna werdha budi mulia-4, Jakarta Barat. Kegiatan ini dilakukan pada hari Senin, 11 Juli 2022, jam 09.00-16.30 WIB. Program PKM meliputi pelayanan pengobatan umum dan pemeriksaan mata kepada seluruh peserta. Total peserta adalah 56 orang, dengan cakupan usia peserta antara 45-85 tahun (usia ≥ 60 tahun sebesar 82,1%). Jenis kelamin didominasi oleh wanita yaitu 60,7% (34 orang). Pada pemeriksaan didapatkan peserta dengan BB kurang 25%, obesitas 23,2%, pre-hipertensi 25%, hipertensi 60,7%. Hiperkolesterolemia didapatkan pada 71,4%. Pada pemeriksaan mata, ditemukan semua peserta mengalami gangguan penglihatan (visus). peserta yang mengalami katarak sebesar 73,21%. Berdasarkan analisa data tersebut, maka beberapa masalah kesehatan yang banyak diderita warga panti adalah gangguan keseimbangan gizi, hipertensi, hiperkolesterolemia, gangguan visus, dan katarak.
Premenstrual Syndrome Severity and Insomnia Risk in Indonesia Working Women: A Cross-Sectional Analysis: - Felia Endah Sari; Joice Kalumpiu
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 6 No. 8 (2026): August 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v6i8.111

Abstract

Sleep disturbance carries a substantial global burden, and insomnia stands out as the most prevalent manifestation, affecting between one-third and one-half of the adult population. Women bear a disproportionately greater burden, largely owing to cyclical reproductive hormonal changes throughout the menstrual cycle. Premenstrual syndrome (PMS) is hypothesized to impair sleep via three converging pathways: reduced luteal-phase serotonin synthesis, aberrant allopregnanolone modulation of GABA-A receptors, and circadian pacemaker disruption. A cross-sectional observational study enrolled 62 female employees from two financial-sector companies in Jakarta during September–October 2018. Instruments included a sociodemographic questionnaire, a validated PMS severity scale, and the Insomnia Severity Index (ISI). Fisher exact test was used for bivariate analysis (p < 0.05). Young adults aged 18–35 years comprised 85.5% of participants. Premenstrual symptoms were universal; 92.7% reported mild-to-moderate and 7.3% severe-to-very-severe intensity. ISI-defined insomnia was detected in 48.4% of participants. Neither age (p = 1.000) nor PMS severity (p = 0.189) reached statistical significance; however, the odds ratio for insomnia in the severe PMS subgroup was 4.77 (95% CI: 0.49–46.3). No significant associations were demonstrated, most likely because an underpowered severe-PMS subgroup precluded reliable detection. The magnitude of the odds ratio signals a clinically meaningful trend warranting prospective investigation with objective sleep measurement and systematic confounder control.