Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Dan Pembuatan Pupur Babigi Gelinggang Kelor Bersama Ibu – Ibu Di Desa Kalahang Kabupaten Tabalong Firda Herlina; Robiatul Adawiah; Ice Trianiza; Yuli Panca; Agus Wiramsya Oscar; Faisal Rahman; Hazairin; Jainal Arifin; Mujiburahman
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 : Oktober (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has abundant biodiversity, yet its utilization is still limited to traditional consumption and has not been widely developed into economically valuable products. The leaves of galingale (Cassia alata) contain flavonoids, alkaloids, and tannins that are beneficial as antibacterials and antifungals, while the moringa leaves (Moringa oleifera) are rich in antioxidants, vitamins, and minerals beneficial for skin health. One local wisdom of the Kalimantan community is the pupur babigi, a traditional powder made from natural ingredients, which is now being abandoned due to the influx of modern cosmetic products. This community service activity aims to: (1) increase public knowledge about the contents and benefits of galingale and moringa leaves, (2) train the community in making pupur babigi, and (3) encourage the creation of micro-enterprises based on herbal products. The methods include preparation, socialization, practical training, mentoring, and evaluation, involving 25 participants (housewives and youth from the community). The results show an increase in participants' understanding from 20% (pre-training) to 85% (post-training). All participants were able to produce pupur babigi of good quality, and 80% expressed interest in developing the product as a business. In addition to skills transfer, this activity also raised collective awareness about the importance of utilizing local natural resources for economic empowerment.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU-IBU PKK DESA BABIRIK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TEPUNG BERAS DAN SERBUK SERAI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA Dyah Sri Wulandari; Yassyir Maulana; Agus Wiramsya Oscar; Siti Fatimah; Maslina Maslina; Ferlan Maulana; Selpia Agustina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61645

Abstract

Desa Babirik memiliki potensi sumber daya alam berupa beras dan tanaman serai (Cymbopogon citratus) yang melimpah, serta didukung oleh potensi sumber daya manusia yang aktif, khususnya kelompok Ibu-ibu PKK. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perekonomian keluarga. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah (added value), serta minimnya pemahaman mengenai teknik pengemasan yang higienis, menarik, dan strategi pemasaran dasar. Selama ini, komoditas tersebut hanya dikonsumsi untuk kebutuhan dapur sehari-hari tanpa adanya inovasi pengolahan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui program pelatihan dan praktik langsung pembuatan tepung beras dan serbuk serai, serta pelatihan pengemasan dan dasar kewirausahaan. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 65% yang diukur melalui instrumen pre-test dan post-test. Luaran dari kegiatan ini yaitu terciptanya produk tepung beras dan serbuk serai dalam kemasan, publikasi ilmiah, dan video kegiatan. Melalui program ini, kelompok Ibu-ibu PKK diharapkan mampu bertransformasi menjadi mitra ekonomi produktif yang merintis usaha skala rumah tangga (UMKM) guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.