Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol 96% Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa) Secara In Vivo Ega Rezkyan Khalid; Aditya Maulana Perdana Putra; Dita Ayulia Dwi Sandi; Nabila Hadiah Akbar; Khoirunnisa Muslimawati; Okta Muthia Sari
Journal of Pharmascience Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.21737

Abstract

Diabetes Melitus (DM) telah menjadi permasalahan global dan termasuk ke dalam penyakit yang paling umum di dunia. Pengobatan menggunakan herbal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi diabetes dan tumbuhan bungur (Lagerstroemia speciosa) merupakan herbal yang dapat mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya aktivitas antidiabetes dan menentukan dosis yang memiliki efek antidiabetes terbesar pada ekstrak etanol 96% L. speciosa secara in vivo menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Mencit diambil darahnya pada menit ke-0 dan diberikan larutan uji sesuai kelompoknya, yaitu kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (metformin), dan kelompok dosis terpilih (75 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 125 mg/kgBB). Setelah 30 menit, diberikan larutan dekstrosa dan diambil darah mencit untuk diuji menggunakan pada menit ke-10, 20, 30, 45, 60, 90, dan 120 setelah pemberian dekstrosa. Hasil menunjukkan penurunan glukosa darah pada menit ke-20-30 pada seluruh kelompok perlakuan ekstrak dan kontrol positif, dimana kelompok dosis 125 mg/kgBB ekstrak L. Speciosa (159 ± 35,46) menghasilkan penurunan kadar glukosa yang tidak jauh berbeda dengan penurunan yang terjadi pada kelompok metformin (150,4 ± 46,42). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa kadar glukosa darah kelompok perlakuan pada menit ke-30 terdapat perbedaan bermakna dengan kontrol negatif (Sig. <0,05) dan tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif (Sig. ≥0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah Hasil uji Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) menunjukkan adanya aktivitas antidiabetes oleh ekstrak etanol 96% daun L. speciosa yang ditandai dengan adanya penurunan kadar glukosa darah pada mencit, efek antidiabetes terbesar pada ekstrak etanol 96% daun L. speciosa dengan dosis 125 mg/kgBB.
Prediksi Potensi Senyawa Aktif Daun Kratom (Mitragyna speciosa) sebagai Kandidat Antiinflamasi melalui Pendekatan Molecular Docking terhadap COX-1, COX-2, TNF-α, dan IL-1β Nabila Hadiah Akbar; Khoirunnisa Muslimawati; Aditya Maulana Perdana Putra; Putri Helena Junjung Buih
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i3.1847

Abstract

Inflammation is a central component of numerous pathological conditions, and the limitations of currently available anti-inflammatory therapies continue to motivate the search for structurally diverse therapeutic candidates. Mitragyna speciosa Korth. contains bioactive indole alkaloids, particularly mitragynine and 7-hydroxymitragynine, that have been associated with anti-inflammatory effects. This study evaluated the predicted binding affinity and ligand-protein interaction profiles of mitragynine and 7-hydroxymitragynine against four inflammation-related targets—cyclooxygenase-1 (COX-1), cyclooxygenase-2 (COX-2), interleukin-1 beta (IL-1β), and tumor necrosis factor-alpha (TNF-α)—using molecular docking. Protein structures were obtained from the Protein Data Bank (PDB IDs 1EQG, 3LN1, 5R87, and 3EWJ, respectively). Protein and ligand preparation and interaction visualization were performed using Discovery Studio Visualizer, docking was conducted using PLANTS, and protocol validation was assessed by redocking and root mean square deviation (RMSD) analysis in Molegro Molecular Viewer. All protocols met the prespecified RMSD acceptance criterion of ≤2.0 Å, with values of 1.57 Å for COX-1, 0.77 Å for COX-2, 1.36 Å for IL-1β, and 0.55 Å for TNF-α. Within each protein target, 7-hydroxymitragynine showed the most favorable predicted score among the tested alkaloids for COX-1 and COX-2 (−17.39 and −19.56 kcal/mol, respectively), whereas mitragynine showed the more favorable predicted score for IL-1β and TNF-α (−16.72 and −20.42 kcal/mol, respectively). These results indicate target-dependent binding behavior and provide a computational basis for further structural, pharmacokinetic, and experimental evaluation of both alkaloids as potential anti-inflammatory candidates.