Aminudin Aminudin
STAI Babunnajah Pandeglang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Strategi Pembelajaran Humanistik dalam Membangun Lingkungan Belajar Menyenangkan dan Bermakna pada Pembelajaran Keagamaan Islam Ahmad Rofiq; Heri Setiaji; Eneng Farichah; Yuli Rahmawati; Aminudin Aminudin
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2026): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi pembelajaran humanistik dalam membangun lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna pada pembelajaran keagamaan Islam. Penelitian dilakukan di SMK Babunnajah Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara kontekstual. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran humanistik mampu mengubah pola pembelajaran menjadi lebih dialogis dan partisipatif. Implementasi strategi ini mendorong terciptanya suasana kelas yang nyaman, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta membantu peserta didik memaknai nilai keagamaan melalui pengalaman reflektif. Lingkungan belajar yang menyenangkan terbentuk melalui relasi pedagogis yang empatik, sedangkan kebermaknaan belajar muncul ketika materi dikaitkan dengan pengalaman kehidupan peserta didik. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi aspek kognitif, emosional, dan spiritual menjadi faktor utama dalam menciptakan pembelajaran keagamaan yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pedagogi humanistik dalam pendidikan keagamaan Islam serta menjadi rujukan praktis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih humanis dan kontekstual.