Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Resiko Penyakit Kronik pada Remaja dengan Asupan Nutrisi Seimbang Nurlelasari Harahap; Aliana Dewi; Apriana Rahmawati; Zakiyah Zakiyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1451

Abstract

Masa remaja adalah fase pertumbuhan pesat yang membutuhkan nutrisi optimal untuk mendukung perkembangan maksimal. Kekurangan gizi dapat menghambat pematangan seksual dan tinggi badan. Nutrisi yang cukup juga penting untuk mencegah penyakit kronis di usia dewasa. Pemenuhan gizi remaja sangat krusial bagi kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi bagi remaja terkait pencegahan resiko penyakit kronik pada remaja dengan asupan nutrisi seimbang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan remaja terkait pencegahan penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Desember 2024 di RPTRA RW 04 Kelurahan Batu Ampar. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap. Kegiatan dihadiri oleh 29 remaja, ketua RW, RT, ibu PKK dan 12 orangtua. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat didapatkan, peningkatan pengetahuan remaja tentang asupan nutrisi seimbang setelah dua minggu pelaksanaan kegiatan.
Implementasi Modul Kesehatan Reproduksi Braille (KEPO-Brai) sebagai Media Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Disabilitas Tunanetra Dinni Randayani Lubis; Aliana Dewi; Uut Hanafi Rochman; Lutfi Handayani; Anisa Tri Dewi; Dea Puspita Andari; Siti Nurhidayah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2176

Abstract

Keterbatasan informasi mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja disabilitas tunanetra memberikan dampak signifikan pada dimensi fisik, psikologis, dan sosial. Pemberian edukasi kesehatan reproduksi sangat krusial diberikan dalam rangka mengupayakan mengurangi kesenjangan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi bagi kalangan remaja yang memiliki keterbatasan penglihatan. Riset yang telah dilaksanakan mengindikasikan bahwa remaja dengan hambatan visual cenderung memiliki probabilitas lebih tinggi untuk memiliki pemahaman yang minim mengenai kesehatan reproduksi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan remaja tunanetra melalui implementasi modul pembelajaran KEPO-Brai (Kesehatan Reproduksi Braille) di SLB A & A+ Elsafan Jakarta. Metode kegiatan dilakukan melalui penyusunan modul Braille, sosialisasi, serta uji coba pembelajaran interaktif dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Sekolah SLB A & A+ Elsafan Jakarta. Hasil kegiatan PKM ini adalah meningkatnya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi, serta sikap positif pada remaja kespro menjadi hal yang tidak tabu serta tersedianya media pembelajaran yang ramah disabilitas. Modul KEPO-Brai berpotensi menjadi inovasi edukasi kesehatan reproduksi yang inklusif dan dapat direplikasi di sekolah luar biasa lainnya.