Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Smart Teaching Tools: Pelatihan Media Digital Interaktif Bagi Guru SD Berbasis Assemblr Edu di UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara Nur Afni; Abdul Wahid; Erwin Nurdiansyah; Rini Zakiah Baso; Samsinar Suedi; Intan Intan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1881

Abstract

Penggunaan aplikasi Assemble Edu merupakan salah satu teknologi yang harus digunakan oleh seorang guru SD dalam membantu kegiatan pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta keterampilan guru sekolah dasar dalam merancang media pembelajaran interaktif berbasis teknologi Augmented Reality (AR) dengan memanfaatkan platform Assemblr Edu. Sasaran kegiatan adalah para guru di UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara, yang diketahui masih menghadapi keterbatasan dalam penggunaan media digital inovatif dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan praktik langsung penggunaan aplikasi assembler edu dengan menggunakan pendekatan workshop partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kemampuan mengintegrasikan Assemblr Edu ke dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Melalui pelatihan ini, guru SD mampu menghasilkan media pembelajaran berbasis AR yang lebih menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Diharapkan, hal ini dapat meningkatkan motivasi serta partisipasi belajar siswa di kelas. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mendukung transformasi pembelajaran digital di lingkungan sekolah dasar.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis melalui Model Discovery Learning pada Siswa Kelas VI SD Aty Mansyur; Nur Afni; Erwin Nurdiansyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VI SDN 14 Tangkalasi melalui penerapan model Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VI SDN 14 Tangkalasi Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes keterampilan berpikir kritis, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Persentase ketuntasan keterampilan berpikir kritis pada pra siklus sebesar 45,83%, meningkat menjadi 70,83% pada siklus I, dan mencapai 91,67% pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model Discovery Learning efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SDN 601 Lewandi Herman Lobo; Abdul Wahid; Erwin Nurdiansyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1068

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia masih menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemukan di sekolah dasar. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 601 Lewandi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV SDN 601 Lewandi yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar siswa pada kondisi awal sebesar 56,00%, meningkat menjadi 76,00% pada siklus I dan mencapai 92,00% pada siklus II. Selain itu, aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 601 Lewandi.
Penggunaan Media Manipulatif dalam Pembelajaran Bangun Datar SDN 130 Benteng Luwu Utara Sabiati Sabiati; Abdul Wahid; Erwin Nurdiansyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1070

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering menghadapi berbagai kendala, terutama pada materi bangun datar yang bersifat abstrak bagi peserta didik. Rendahnya pemahaman konsep geometri menyebabkan hasil belajar siswa belum mencapai target yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media manipulatif dalam pembelajaran bangun datar di SDN 130 Benteng Luwu Utara serta mengetahui pengaruhnya terhadap pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas IV SDN 130 Benteng Luwu Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media manipulatif mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa, pemahaman konsep geometri, serta hasil belajar matematika. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 58,33% pada kondisi awal menjadi 75,00% pada siklus I dan 91,67% pada siklus II. Selain itu, siswa lebih aktif dalam mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar melalui kegiatan eksplorasi langsung menggunakan media konkret. Dengan demikian, penggunaan media manipulatif terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bangun datar di sekolah dasar.