Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Prompting dalam Penggunaan ChatGPT untuk Menulis Akademik bagi Mahasiswa FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Arif Husein Lubis; Risa Triarisanti; Velayeti Nurfitriana Ansas; Ashanti Widyana; Ani Susanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.2590

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertolak dari masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menulis dan menerbitkan tulisan akademis mereka khususnya dalam mengembangkan gagasan penelitian yang sistematis dan orisinal. Dalam era digital saat ini, teknologi memiliki peranan penting dalam membantu penelitian mahasiswa; salah satunya melalui teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Namun, tanpa pemahaman yang tepat tentang cara memanfaatkannya, mahasiswa dapat terjebak dalam penggunaan AI yang kurang optimal, seperti ketergantungan tanpa memahami proses berpikir kritis yang dibutuhkan dalam penelitian. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada mahasiswa tingkat sarjana di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta dalam penggunaan teknologi AI untuk menunjang proses penyiapan karya tulis ilmiah mereka. Tim PkM berbasis kepakaran bidang ilmu ini telah menerapkan desain pembelajaran bauran. Pembelajaran daring ditujukan untuk memberikan materi penguatan, sedangkan, pembelajaran luring ditujukan untuk diskusi lanjutan serta potensi luaran yang dihasilkan. Sebanyak 30 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UAD Yogyakarta diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan PkM ini. Secara umum, hasil penguatan tersebut menunjukkan kesesuaian antara materi yang disampaikan dan karakteristik audiens yang mana mereka telah memiliki pengetahuan dasar terkait penggunaan AI dalam konteks pendidikan tinggi. Selain itu, mereka berpendapat bahwa pelatihan tersebut berdampak terhadap peningkatan pengetahuan mereka terkait strategi perumusan prompt yang dapat menghasilkan respon lebih akurat dan berterima. Pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pendidikan dan pemberdayaan mahasiswa dalam menunjang proses penulisan karya tulis ilmiahnya.
DISKRIMINASI TERHADAP JANDA DALAM PERIBAHASA KOREA: ANALISIS TRANSITIVITAS DALAM LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL Yuliana Wulandari; Velayeti Nurfitriana Ansas; Ashanti Widyana
PRASI Vol. 21 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i02.117191

Abstract

Peribahasa merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya yang merefleksikan nilai, norma, dan pandangan masyarakat terhadap berbagai kelompok sosial, termasuk janda. Dalam masyarakat Korea, janda sering kali menjadi sasaran stereotip dan stigma yang tercermin dalam berbagai peribahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diskriminasi terhadap janda dalam peribahasa Korea menggunakan teori transitivitas bahasa Korea yang dikembangkan oleh Kim dkk. dalam kerangka Linguistik Fungsional Sistemik. Data penelitian berupa 67 peribahasa tentang janda yang dipecah menjadi 114 klausa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis transitivitas yang meliputi unsur proses, partisipan, dan sirkumstan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses material merupakan tipe proses yang paling dominan, diikuti oleh proses relasional dan mental. Dari segi partisipan, janda paling sering muncul sebagai Actor, Carrier, dan Senser. Analisis juga menunjukkan bahwa diskriminasi terhadap janda dibangun melalui berbagai stereotip, pelabelan, dan stigma negatif yang menempatkan janda pada posisi sosial yang kurang menguntungkan. Temuan ini menunjukkan bahwa peribahasa Korea tidak hanya merefleksikan nilai budaya masyarakat, tetapi juga turut mempertahankan pandangan diskriminatif terhadap janda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Linguistik Fungsional Sistemik, khususnya dalam analisis transitivitas pada peribahasa, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai representasi dan diskriminasi gender dalam bahasa dan budaya Korea.