Jelang Hardika
Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM 'SEKOLAH CERIA': PSIKOEDUKASI KADER SEBAYA UNTUK MENCEGAH BULLYING DI SEKOLAH Ratri Pratiwi; Maryama Nihayah; Jelang Hardika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JPMI - Februari 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3527

Abstract

Bullying di sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis siswa. Program "Sekolah Ceria" merupakan inisiatif psikoedukasi yang melibatkan kader sebaya dalam upaya pencegahan bullying di SMPN 3 Sentolo. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak perundungan dan cara merespon tindakan bullying di sekolah, serta keterampilan regulasi emosi. Metode implementasi program psikoedukasi dengan cara pemberian materi dan role-play berdasarkan asesmen lapangan. Kegiatan diikuti oleh 40 siswa kader sebaya dan 5 guru pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bullying serta peningkatan keterampilan intervensi dan dukungan sosial terhadap korban. Meskipun keterlibatan siswa dalam intervensi masih rendah, program ini berhasil membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif. Oleh karena itu, keterlibatan kader sebaya dalam pencegahan bullying dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa di sekolah. Dampak jangka Panjang program ini berpotensi menurunkan kasus bullying di sekolah, serta membentuk budaya sekolah yang inklusif dan peduli. Selain itu, program ini dapat memperkuat keterampilan social siswa, mempengaruhi kebijakan sekolah terkait pencegahan bullying.  Dengan demikian, keterlibatan kader sebaya dalam pencegahan bullying dapat menjadi strategi berkelanjutan dan efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan aman.
Dating Anxiety and Loneliness in Online Dating: The Moderating Effect of Gender Martaria Rizky Rinaldi; Octla Fiera Sarah Azzahra; Jelang Hardika
Journal of Psychological Perspective Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.628062024

Abstract

In the digital age, online dating applications have revolutionized the way young adults form romantic connections, providing both opportunities and challenges. Understanding the psychological impacts of these platforms is crucial. Young adults, while navigating romantic pursuits and various developmental challenges, are susceptible to feelings of loneliness. Dating anxiety is a significant factor that can exacerbate loneliness within this demographic. Moreover, gender differences may influence individuals' experiences in dating situations. This research aims to explore the relationship between dating anxiety and loneliness among users of dating applications and to examine the role of gender as a moderating variable in this relationship. The study employs a quantitative correlational approach, incorporating demographic data and two scales: the Dating Anxiety Scale and the UCLA Loneliness Scale 3. The research participants consist of 250 early adults aged 20-34 who actively use online dating applications. Data analysis involves descriptive analysis and moderation analysis using the Jamovi software. The research findings indicate a significant direct relationship between dating anxiety and loneliness (p less than 0.001). Furthermore, gender was found to have no significant impact on loneliness (p more than 0.05), and the interaction between dating anxiety and gender was not significant (p more than 0.05). This suggests a uniform impact among both genders in the relationship between dating anxiety and loneliness. The study highlights the complex dynamics influencing loneliness among online dating application users. The findings enhance theoretical understanding of how dating anxiety relates to loneliness. Practically, these insights can help developers create features that reduce anxiety and loneliness. Future research should identify other factors influencing these dynamics to further enrich theoretical and practical knowledge in this field.