Muadzin Muadzin
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA KULTURAL MOTIF BATIK KHAS SEMARANG: KAJIAN ETNOLINGUISTIK Imam Baehaqie; Muadzin Muadzin; Ardani Tangguh Waskito
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1085

Abstract

Batik khas Semarang merupakan salah satu artefak budaya lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga mengandung makna kultural yang merefleksikan nilai, pandangan hidup, sejarah, serta identitas kelompok masyarakat. Setiap motif batik menjadi simbol budaya yang lahir dari perpaduan bahasa dan budaya dalam kehidupan sosial masyarakat itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan mengelompokkan makna kultural yang dimiliki batik khas Semarang. Makna kultural sendiri merupakan makna yang lahir dari keterkaitan antara bahasa dan budaya suatu kelompok masyarakat, mencakup nilai-nilai, pandangan hidup, fungsi sosial, sejarah, dan pengetahuan suatu masyarakat. Pendekatan yang digunakan mencakup dua pendekatan, yakni pendekatan metodologis berupa deskriptif kualitatif dan pendekatan teoretis berupa etnolinguistik. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan delapan motif batik, masing-masing memiliki makna kultural yang berbeda. Salah satu motif tersebut ialah batik dengan kategori fauna, yaitu "Warak Ngendhog", yang memiliki makna harapan agar di bulan suci Ramadan orang mampu menjaga hawa nafsu, sehingga dapat menelurkan hal-hal baik. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi yang akurat dan menjadi arsip kebudayaan atau pengetahuan tentang makna kultural motif batik khas Semarang.