p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Ardani Tangguh Waskito
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA DI SEMARANG MENGENAI PRODUKTIVITAS LITERASI SASTRA Alisia Nilam Sekar Ayu; Ardani Tangguh Waskito; Azyarni Anjani; Najla Fadhila; Sandy Aulia; Tommi Yuniawan; Qurrota Ayu Neina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.295

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji persepsi mahasiswa program studi Sastra Indonesia di Semarang mengenai produktivitas dalam berliterasi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Aspek yang diteliti yaitu pemahaman, produktivitas, dan faktor eksternal yang memengaruhi mahasiswa dalam berliterasi sastra. Subjek penelitian ini ialah mahasiswa program studi Sastra Indonesia di Semarang, yaitu mahasiswa aktif dari Universitas Negeri Semarang dan Universitas Diponegoro. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner yang berisi serangkaian pertanyaan terkait urgensi akan produktivitas mahasiswa program studi Sastra Indonesia dalam berliterasi sastra. Berdasarkan hasil angket, diketahui bahwa mahasiswa program studi Sastra Indonesia di Semarang memiliki tingkat produktivitas dalam berliterasi sastra sebesar 45,92% yang dinilai cukup rendah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mahasiswa akan pentingnya berliterasi sastra yang dapat menggerakkan kembali kegiatan bersastra sehingga menghasilkan sastrawan muda yang berkualitas dan lebih produktif.
MAKNA KULTURAL MOTIF BATIK KHAS SEMARANG: KAJIAN ETNOLINGUISTIK Imam Baehaqie; Muadzin Muadzin; Ardani Tangguh Waskito
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1085

Abstract

Batik khas Semarang merupakan salah satu artefak budaya lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga mengandung makna kultural yang merefleksikan nilai, pandangan hidup, sejarah, serta identitas kelompok masyarakat. Setiap motif batik menjadi simbol budaya yang lahir dari perpaduan bahasa dan budaya dalam kehidupan sosial masyarakat itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan mengelompokkan makna kultural yang dimiliki batik khas Semarang. Makna kultural sendiri merupakan makna yang lahir dari keterkaitan antara bahasa dan budaya suatu kelompok masyarakat, mencakup nilai-nilai, pandangan hidup, fungsi sosial, sejarah, dan pengetahuan suatu masyarakat. Pendekatan yang digunakan mencakup dua pendekatan, yakni pendekatan metodologis berupa deskriptif kualitatif dan pendekatan teoretis berupa etnolinguistik. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan delapan motif batik, masing-masing memiliki makna kultural yang berbeda. Salah satu motif tersebut ialah batik dengan kategori fauna, yaitu "Warak Ngendhog", yang memiliki makna harapan agar di bulan suci Ramadan orang mampu menjaga hawa nafsu, sehingga dapat menelurkan hal-hal baik. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi yang akurat dan menjadi arsip kebudayaan atau pengetahuan tentang makna kultural motif batik khas Semarang.