Jurnal Basataka (JBT)
Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025

MAKNA KULTURAL MOTIF BATIK KHAS SEMARANG: KAJIAN ETNOLINGUISTIK

Imam Baehaqie (Universitas Negeri Semarang)
Muadzin Muadzin (Universitas Negeri Semarang)
Ardani Tangguh Waskito (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Batik khas Semarang merupakan salah satu artefak budaya lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga mengandung makna kultural yang merefleksikan nilai, pandangan hidup, sejarah, serta identitas kelompok masyarakat. Setiap motif batik menjadi simbol budaya yang lahir dari perpaduan bahasa dan budaya dalam kehidupan sosial masyarakat itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan mengelompokkan makna kultural yang dimiliki batik khas Semarang. Makna kultural sendiri merupakan makna yang lahir dari keterkaitan antara bahasa dan budaya suatu kelompok masyarakat, mencakup nilai-nilai, pandangan hidup, fungsi sosial, sejarah, dan pengetahuan suatu masyarakat. Pendekatan yang digunakan mencakup dua pendekatan, yakni pendekatan metodologis berupa deskriptif kualitatif dan pendekatan teoretis berupa etnolinguistik. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan delapan motif batik, masing-masing memiliki makna kultural yang berbeda. Salah satu motif tersebut ialah batik dengan kategori fauna, yaitu "Warak Ngendhog", yang memiliki makna harapan agar di bulan suci Ramadan orang mampu menjaga hawa nafsu, sehingga dapat menelurkan hal-hal baik. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi yang akurat dan menjadi arsip kebudayaan atau pengetahuan tentang makna kultural motif batik khas Semarang.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

BASATAKA

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian ...