Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROMOSI, MUTASI, DAN ROTASI GURU DI INDONESIA Herlina Herlina; Hafid Hafid; Hanif Hanif; Tri Tri; Kasmal Kasmal; Sulfi Sulfi; Imanuel Imanuel; Laili Komariyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1093

Abstract

Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) merupakan aset strategis dalam pembangunan sumber daya manusia nasional. Secara normatif, manajemen karier guru diatur dalam kerangka Sistem Merit yang diamanatkan oleh Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang mensyaratkan bahwa promosi, mutasi, dan rotasi harus didasarkan murni pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Namun, makalah ini mengidentifikasi adanya kesenjangan fundamental antara idealitas regulasi dan realitas implementasi. Penelitian kualitatif berbasis telaah dokumen kebijakan dan literatur ini menemukan bahwa efektivitas Sistem Merit dalam manajemen guru terdistorsi secara sistemik oleh tiga kekuatan utama. Pertama, intervensi politik dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di daerah yang mengedepankan Spoiled System di atas Sistem Merit. Kedua, distorsi pasar talenta yang dipicu oleh disparitas ekstrem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) antar-daerah. Ketiga, tantangan struktural berupa "Paradoks Promosi Jalur Ganda" yang memisahkan secara tajam jalur karier guru ASN dan Non-ASN. Makalah ini berargumen bahwa interaksi dari ketiga pilar yang terdistorsi ini—di mana promosi tidak merata, mutasi didorong oleh politik dan ekonomi, serta rotasi disalahgunakan sebagai sanksi—telah menciptakan erosi sistemik terhadap motivasi guru dan mendelegitimasi tujuan pemerataan kualitas pendidikan nasional. Rekomendasi kebijakan difokuskan pada penguatan sanksi pengawasan, harmonisasi kompensasi, dan standardisasi penilaian kinerja non-ASN.