p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Herlina Herlina
Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROMOSI, MUTASI, DAN ROTASI GURU DI INDONESIA Herlina Herlina; Hafid Hafid; Hanif Hanif; Tri Tri; Kasmal Kasmal; Sulfi Sulfi; Imanuel Imanuel; Laili Komariyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1093

Abstract

Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) merupakan aset strategis dalam pembangunan sumber daya manusia nasional. Secara normatif, manajemen karier guru diatur dalam kerangka Sistem Merit yang diamanatkan oleh Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang mensyaratkan bahwa promosi, mutasi, dan rotasi harus didasarkan murni pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Namun, makalah ini mengidentifikasi adanya kesenjangan fundamental antara idealitas regulasi dan realitas implementasi. Penelitian kualitatif berbasis telaah dokumen kebijakan dan literatur ini menemukan bahwa efektivitas Sistem Merit dalam manajemen guru terdistorsi secara sistemik oleh tiga kekuatan utama. Pertama, intervensi politik dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di daerah yang mengedepankan Spoiled System di atas Sistem Merit. Kedua, distorsi pasar talenta yang dipicu oleh disparitas ekstrem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) antar-daerah. Ketiga, tantangan struktural berupa "Paradoks Promosi Jalur Ganda" yang memisahkan secara tajam jalur karier guru ASN dan Non-ASN. Makalah ini berargumen bahwa interaksi dari ketiga pilar yang terdistorsi ini—di mana promosi tidak merata, mutasi didorong oleh politik dan ekonomi, serta rotasi disalahgunakan sebagai sanksi—telah menciptakan erosi sistemik terhadap motivasi guru dan mendelegitimasi tujuan pemerataan kualitas pendidikan nasional. Rekomendasi kebijakan difokuskan pada penguatan sanksi pengawasan, harmonisasi kompensasi, dan standardisasi penilaian kinerja non-ASN.
LANDASAN FILOSOFIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL MENUJU PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN YANG BERKEADILAN DI SMK BALIKPAPAN Herlina Herlina; Sulfi Ardiansyah; Tri Wahyuni; Warman Warman; Muh. Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1202

Abstract

Pengambilan keputusan manajerial dalam sistem pendidikan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menuntut landasan etis yang kokoh, terutama saat menghadapi isu ketidakadilan struktural. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran landasan filosofis (Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi) dalam membentuk keputusan manajerial dan merumuskan proposisi teoretis untuk Manajemen Pendidikan yang Berkeadilan (MPB) di Kota Balikpapan. Balikpapan dipilih sebagai konteks kritis mengingat adanya krisis daya tampung sekolah negeri, di mana hanya sekitar 51 hingga 67 persen lulusan SMP yang dapat ditampung di SMA/SMK negeri, menciptakan kesenjangan akses yang parah. Penelitian menggunakan desain studi kasus konseptual kualitatif dengan teknik analisis data Miles & Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis ini berakar pada kegagalan aksiologis dalam keputusan manajerial, yang cenderung terjebak dalam pendekatan inkremental atau berbasis rasionalitas sempit. Model MPB yang diusulkan mensintesis etika manajerial dengan Teori Keadilan Kapabilitas (Capability Approach) dari Amartya Sen. Pendekatan Sen, yang berfokus pada perluasan kebebasan fungsional individu (kapabilitas) daripada sekadar distribusi sumber daya (Rawls), dinilai lebih relevan untuk mengembangkan kurikulum berbasis lokalitas dan menjamin pemerataan kualitas. Kontribusi utama penelitian ini adalah merumuskan model Keputusan Manajerial Berkeadilan yang mengutamakan mitigasi unconscious bias dan perencanaan restoratif sebagai solusi struktural terhadap ketimpangan di SMK Balikpapan.