Marsya Dwi Fazila
Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI PERBEDAAN GEOGRAFIS NEGARA-NEGARA DI DUNIA PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 21 PALEMBANG Marsya Dwi Fazila; Nabilah Nurulhidayah; Peli Selvina; Adellia; Muhammad Arya Pradipta; Shintya Wulandari; Muhammad Subhi; Mario Rizkian Pratama Putra; Rully Rochayati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran IPAS materi perbedaan geografis negara-negara di dunia pada siswa kelas VI SD Negeri 21 Palembang serta mengetahui aktivitas dan pemahaman peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VI.B SD Negeri 21 Palembang yang berjumlah 23 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan evaluasi pembelajaran. Penerapan model Problem Based Learning dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu mengorientasikan peserta didik pada permasalahan, mengorganisasikan peserta didik ke dalam kelompok belajar, membimbing proses penyelidikan, mempresentasikan hasil diskusi, serta melakukan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, bertanya, menyampaikan pendapat, serta bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, penerapan model Problem Based Learning juga membantu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi perbedaan geografis negara-negara di dunia karena peserta didik terlibat secara langsung dalam proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan situasi nyata. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.