Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran IPAS materi perbedaan geografis negara-negara di dunia pada siswa kelas VI SD Negeri 21 Palembang serta mengetahui aktivitas dan pemahaman peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VI.B SD Negeri 21 Palembang yang berjumlah 23 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan evaluasi pembelajaran. Penerapan model Problem Based Learning dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu mengorientasikan peserta didik pada permasalahan, mengorganisasikan peserta didik ke dalam kelompok belajar, membimbing proses penyelidikan, mempresentasikan hasil diskusi, serta melakukan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, bertanya, menyampaikan pendapat, serta bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, penerapan model Problem Based Learning juga membantu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi perbedaan geografis negara-negara di dunia karena peserta didik terlibat secara langsung dalam proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan situasi nyata. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2026