Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara tuntutan kurikulum dengan realitas kemampuan literasi siswa di tingkat SMA. Menulis teks deskripsi membutuhkan kemampuan abstraksi yang tinggi untuk memindahkan objek visual ke dalam bentuk narasi yang hidup; namun, siswa seringkali mengalami hambatan dalam mengeksplorasi diksi dan mendetailkan objek karena media pembelajaran yang bersifat konvensional dan statis. Penelitian ini mengembangkan media kartu 3D pada pembelajaran menulis teks deskripsi dengan pendekatan deep learning untuk siswa SMA. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Latar belakang penelitian didasarkan pada empat masalah utama: (1) rendahnya nilai menulis teks deskripsi peserta didik, (2) peserta didik tidak difasilitasi media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, (3) Guru masih menggunakan media pembelajaran konvensional tanpa variasi media yang menarik, (4) tidak adanya kebjikan sekolah mendorong inovasi media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan memberikan solusi atau alternatif dari media yang inovatif berdasarkan kebutuhan kontekstual peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket validasi ahli dan tes. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis data mixed method. Data kuantitatif diperoleh dari hasil karya tulis peserta didik dalam menulis teks deskripsi, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi serta wawancara dengan guru. Validitas produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, dengan kategori sangat baik. Uji coba menggunakan satu kelas. Hasil analisis terhadap 36 sampel siswa menunjukkan rata-rata nilai pretest 66,7 dan posttest 83,9, dengan peningkatan sebesar 17 poin dengan kategori tinggi, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran efektif meningkatkan hasil menulis teks deskripsi siswa.