Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENILAIAN KINERJA SEBAGAI INSTRUMEN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Arwiah Arwiah; Warni Juwita; Anggrayani Anggrayani; Rusdiana Rusdiana; Laili Komariyah; Yudho Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1211

Abstract

Manajemen pendidik dan tenaga kependidikan merupakan aspek strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Pendidik dan tenaga kependidikan tidak hanya berperan sebagai pelaksana proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam pengelolaan administrasi, layanan, serta pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, fungsi, dan implementasi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang menyoroti perencanaan, rekrutmen, pengembangan profesional, penilaian kinerja, serta pemberdayaan tenaga kependidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara berkelanjutan. Kesimpulannya, manajemen pendidik dan tenaga kependidikan yang terintegrasi dan berbasis kompetensi menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan tuntutan generasi masa depan.
DESAIN STRATEGI BERBASIS INOVASI DIGITAL TRANSFORMASI MODEL BISNIS LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR DI ERA DISRUPSI Syafruddin Syafruddin; Irriyanti Irriyanti; Syaharudin Syaharudin; Warni Juwita; Widyatmike Mulawarman; Akhmad Akhmad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1224

Abstract

Era disrupsi menuntut lembaga bimbingan belajar untuk beradaptasi melalui strategi berbasis inovasi digital yang mampu mentransformasi model bisnis secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang desain strategi yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan pembelajaran generasi Z dan Alpha, sekaligus memperkuat daya saing lembaga di tengah perubahan ekosistem pendidikan. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur, studi kasus, dan pendekatan desain strategis berbasis inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi model bisnis bimbingan belajar dapat dicapai melalui tiga pilar utama: (1) digitalisasi layanan pembelajaran interaktif, (2) pengembangan platform berbasis data untuk personalisasi belajar, dan (3) kolaborasi ekosistem pendidikan dengan stakeholder eksternal. Strategi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas layanan, tetapi juga membangun nilai tambah berupa pengalaman belajar yang relevan, fleksibel, dan berorientasi masa depan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya inovasi digital sebagai fondasi keberlanjutan lembaga bimbingan belajar dalam menghadapi tantangan era disrupsi.
HUBUNGAN ANTARA NILAI DAN EFISIENSI DARI FILOSOFI PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN SEBAGAI PILAR TRANSFORMASI PENDIDIKAN Warni Juwita; Syafruddin Syafruddin; Warman Warman; Muh. Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara nilai dan efisiensi dalam filosofi perencanaan serta pengorganisasian sebagai pilar transformasi institusi pendidikan. Nilai-nilai strategik seperti integritas, akuntabilitas, kolaborasi, dan inovasi menjadi fondasi dalam setiap proses perencanaan dan pengorganisasian, sementara efisiensi berfungsi sebagai indikator keberhasilan dalam penggunaan sumber daya secara optimal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyoroti bagaimana integrasi nilai dan efisiensi dapat memperkuat struktur manajemen, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta membangun reputasi institusi yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengorganisasian yang berlandaskan nilai dan efisiensi mampu menjadi roda transformasi, menjadikan institusi pendidikan lebih adaptif, kompetitif, dan dipercaya masyarakat.
THE INFLUENCE OF GOOD GOVERNANCE PRINCIPLES (TRANSPARENCY, ACCOUNTABILITY, AND PARTICIPATION) ON THE EFFECTIVENESS OF SENIOR HIGH SCHOOL MANAGEMENT: AN EXPLANATORY SEQUENTIAL MIXED METHODS STUDY IN PUBLIC AND PRIVATE SCHOOLS IN EAST KALIMANTAN Irriyanti; Syaharudin; Warni Juwita; Widyatmike Gede Mulawarman; Mukhamad Nurhadi
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 5 (2026): APRIL
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20064955

Abstract

This study aims to analyze the influence of transparency, accountability, and participation on the effectiveness of school management. The study employed a mixed methods approach with a sequential explanatory design, involving the collection and analysis of quantitative data, followed by qualitative data to deepen the research findings. The sample consisted of 43 respondents, consisting of principals, teachers, and administrative staff from several public and private schools. Data collection techniques included questionnaires, interviews, and documentation. The quantitative analysis showed that transparency, accountability, and participation simultaneously had a significant influence on the effectiveness of school management. However, only participation had a significant effect, while transparency and accountability did not. The coefficient determination test showed that the three variables explained 76.6% of the variation in school management effectiveness. The qualitative analysis revealed that participation was the primary factor influencing the effectiveness of school management, due to the active involvement of teachers and education staff in program planning, implementation, and evaluation. Meanwhile, transparency and accountability have been implemented but tend to be administrative in nature and have not been optimally utilized in decision-making. Data integration shows that the effectiveness of school management is more influenced by active participation than by formal transparency and accountability. Therefore, improving the quality of participation is key to achieving effective school management.