Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesenjangan Digital dalam Adopsi E-Government: Analisis Pembelajaran dan Adaptasi Masyarakat terhadap Aplikasi SALAMAN di Kota Bandung Susila Susila; Diki Suherman; Susila Susila; Diki Suherman; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i1.2025.7

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesenjangan digital dalam implementasi aplikasi SALAMAN (Sistem Administrasi Layanan Kependudukan) di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, dengan fokus pada proses pembelajaran dan adaptasi masyarakat. Menggunakan pendekatan mixed method, penelitian menggabungkan wawancara mendalam dengan tiga stakeholder kunci dan survei terhadap 109 responden untuk memahami dinamika adopsi teknologi. Hasil penelitian mengungkapkan pola adopsi yang bervariasi berdasarkan usia, dengan kelompok usia produktif (20-22 tahun) menunjukkan tingkat adopsi tertinggi sebesar 40%. Meskipun tingkat penggunaan aplikasi mencapai 70%, kesadaran dan pemahaman pengguna masih rendah dengan skor rata-rata 1.94 dari 5.00. Analisis mengidentifikasi tiga tantangan utama: kesenjangan literasi digital, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan akses informasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan program pembelajaran terdiferensiasi dan strategi pendampingan berbasis komunitas untuk meningkatkan adopsi teknologi di berbagai kelompok usia. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang implementasi e-government yang efektif dan inklusif di tingkat lokal.
Digitalisasi UMKM menggunakan Sistem SCM dalam meningkatkan Kapasitas Penjualan dan Distribusi Produk pada Desa Cibiru Wetan Kabupaten Bandung Susila Susila; Hari Imbrani; Muhammad Rafhi Ramadan; Siti Apriliyanti; Yunia Fitriani; Ropip Asharudin; Windita Sipa Alfadila; Salma Nadla Nabila; Rindi Winata; Syifa Amalia Wibowo; Afiyatul Mujayanah; Agus Tri Sanjaya
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus: Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v5i3.7818

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in RW 02, Cibiru Wetan Village, Cileunyi Subdistrict, Bandung Regency face weak administrative practices and an uncoordinated supply chain, leaving product distribution among six partner MSMEs to be handled individually. This community service program aimed to strengthen MSME administrative governance while introducing a Supply Chain Management (SCM) framework supported by a digital system to enable joint supply chain coordination. The program applied a Participatory Action Research (PAR) approach, comprising an initial assessment of partner conditions, joint planning, implementation of three sequential training sessions (administration, SCM, and the digital system), and initial follow-up action. The activity was held on 9 August 2026 at MDT Al-Hasan, Cikoneng 2 Hamlet, RW 02, Cibiru Wetan Village, attended by 24 participants consisting of MSME owners and local residents. As the core intervention, the service team developed and tested a web-based SCM information system integrating a product catalog, stock data, and ordering flow for the six partner MSMEs, coordinated centrally through the RW Administrator. Results show that the system functioned properly during initial testing and received a positive response from participants. This activity represents an early stage of empowerment directed at supporting future improvements in sales capacity and product distribution, and therefore requires continued mentoring to ensure sustainable impact.