Mukarramah Mukarramah
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Deep Learning dalam Model Pembelajaran terhadap Ketercapaian Whole Language Bahasa Indonesia SD Ni Made Putri Dwi Apriliani; Ni Made Nia Widya Paramita; Mukarramah Mukarramah; Subhan Subhan; Ida Bagus Putrayasa; Ni Made Putri Dwi Apriliani; Ni Made Nia Widya Paramita; Mukarramah Mukarramah; Subhan Subhan; Ida Bagus Putrayasa; I Nyoman Sudiana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.9

Abstract

Tuntutan terhadap keterampilan berbahasa semakin kompleks. Siswa tidak hanya perlu menguasai keterampilan dasar seperti membaca dan menulis, tetapi juga harus mampu berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, berkolaborasi, dan berkreasi. Oleh karena itu, model pembelajaran Bahasa Indonesia di SD perlu dirancang untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan ini, yang sejalan dengan konsep deep learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara model-model pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pengembangan keterampilan whole language siswa. Metode yang digunakan melibatkan identifikasi kata kunci dalam deskripsi keterampilan bahasa, penetapan bobot numerik berdasarkan hierarki penguasaan, dan kategorisasi hasil ke dalam skala 1-6. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap model pembelajaran memiliki potensi yang berbeda dalam mengembangkan keterampilan berbahasa. Model inkuiri cenderung unggul dalam menyimak dan menulis, sementara model discovery learning dan PBL lebih dominan dalam berbicara. Model kooperatif, meskipun efektif dalam kolaborasi, menunjukkan hasil yang bervariasi dalam pengembangan keterampilan individu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pemilihan model pembelajaran yang tepat untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan whole language siswa secara holistik.
The effect of PhET (Physics Education Technology)-assisted guided inquiry learning on grade VI learning interest and critical thinking skills Mukarramah Mukarramah; Dewa Bagus Sanjaya; I Wayan Suastra
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/petier.v7i2.301

Abstract

This study investigates the impact of the guided inquiry learning model, augmented by PhET (Physics Education Technology) media, on the critical thinking skills and learning interest of sixth-grade students in Science subjects at Islamic elementary school, Jembrana, Indonesia. The research was prompted by the observed deficiency in both aspects, attributed to conventional, passive, and non-interactive pedagogical methods. Utilizing a quantitative approach with a quasi-experimental design, the study divided subjects into two groups: an experimental class implementing PhET-assisted guided inquiry and a control class utilizing conventional methods. Data collection involved essay tests to measure critical thinking skills and Likert-scale questionnaires to assess learning interest. Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) results indicated that the integration of guided inquiry and PhET media significantly influenced students' critical thinking skills and learning interest. The experimental group demonstrated higher mean scores. PhET media effectively visualized abstract scientific concepts, making them more tangible and comprehensible, while the guided inquiry model stimulated analytical reasoning and active student participation. This combined approach proved effective in enhancing student outcomes in science education.