Fheny Dwinita Nur Irawandi
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah dalam Budaya Literasi di SMP Plus Literasi Pedamaran Timur Fheny Dwinita Nur Irawandi; Zulkipli Zulkipli; Ade Akhmad Saputra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam pengembangan budaya literasi di SMP Plus Literasi Pedamaran Timur serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pembuat kebijakan, motivator, teladan, sekaligus penanggung jawab dalam mengimplementasikan budaya literasi di sekolah. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai program inovatif seperti ODOS (One Day One Subject), ODON (One Day One News), OMON (One Day One Novel), serta program Penulis Muda yang mendorong kreativitas siswa dalam menulis. Selain itu, kepala sekolah juga aktif menggerakkan partisipasi guru dan siswa serta menyediakan sarana pendukung seperti perpustakaan dan pojok baca untuk menunjang kegiatan literasi. Adapun faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, kecukupan bahan bacaan, dukungan dari orang tua, alokasi waktu dan pendanaan, serta tingginya komitmen guru. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi sebagian peserta didik, kurangnya konsistensi dalam kegiatan membaca, serta pemanfaatan fasilitas yang belum optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan budaya literasi di sekolah sangat ditentukan oleh optimalnya peran kepala sekolah dalam mengelola, mengarahkan, dan menggerakkan seluruh komponen sekolah secara berkelanjutan.
Strategi Manajemen Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SD Negeri 02 Talang Kelapa Fheny Dwinita Nur Irawandi; Ade Ahmad Saputra
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i3.114

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana adalah pengelolaan semua sumber daya fisik yang mendukung kegiatan suatu organisasi, termasuk perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, dan pemanfaatannya.  Peneitian ini bertujuan dari artikel ini adalah untuk memastikan sumber daya tersebut tersedia, terawat, dan digunakan secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi di SDN 02 Talang Kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, studi dokumentasi untuk mencari informasi terkait strategi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan kalitas Pendidikan di SDN 02 Talang Kelapa. Teknik analisis data yang digunakan adalah koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang baik berdampak positif pada peningkatan aktivitas belajar siswa, prestasi akademik, dan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung proses pembelajaran.  Penelitian ini merekomendasikan beberapa perbaikan dalam strategi manajemen sarana dan prasarana untuk mencapai kualitas pendidikan yang optimal.