Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pembiasaan Nilai-Nilai Pancasila Terhadap Penguatan Karakter Anak Dalam Filter Etika Di Era Digital Siti Nugraheni; Melkianus Panda Huki; Murfiah Dewi Wulandari; Darsinah Darsinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8316

Abstract

Perkembangan era digital membawa perubahan signifikan terhadap perilaku sosial peserta didik, terutama dalam penggunaan teknologi informasi dan media sosial. Kemudahan akses informasi memberikan peluang besar bagi pengembangan pembelajaran, namun sekaligus menghadirkan berbagai tantangan seperti degradasi moral, penyebaran hoaks, cyberbullying, serta rendahnya etika digital. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dan etika dalam berinteraksi di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiasaan nilai-nilai Pancasila dalam memperkuat karakter peserta didik sebagai filter etika di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai jurnal nasional yang membahas pendidikan karakter dan implementasi nilai Pancasila di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembiasaan nilai Pancasila yang dilakukan melalui budaya sekolah, keteladanan guru, integrasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta aktivitas digital berbasis karakter mampu menumbuhkan sikap religius, tanggung jawab, toleransi, kemampuan literasi digital, serta etika bermedia sosial pada peserta didik. Internalisasi nilai Pancasila secara berkelanjutan terbukti menjadi benteng moral dalam menghadapi disrupsi teknologi dan arus informasi global. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa nilai Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai identitas bangsa, tetapi juga sebagai sistem etika digital bagi generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menguatkan pendidikan karakter berbasis Pancasila secara berkelanjutan.  
Examining Instructional Models in Enhancing 4C Skills among Primary School Students Melkianus Panda Huki; Markhamah Markhamah; Masduki Masduki
Education and Sociedad Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/edsojou.v4i1.2262

Abstract

21st-century education must emphasize the development of the 4Cs as essential competencies for elementary school students in remote areas, such as those at elementary school. This study aims to identify and analyze the learning models used by teachers and to examine their contribution to the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills. This research method with a descriptive approach. The research subjects consisted of 3 teachers and 30 fourth- and fifth-grade students at elementary school, who were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing/verification, with validity ensured through source and method triangulation. The results of the study indicate that the Cooperative Learning and Problem-Based Learning models contribute positively to the development of students’ communication and collaboration skills through group discussions, teamwork, and collaborative problem-solving. However, critical thinking skills and creativity still need to be improved. In addition, challenges were identified, including limited facilities and teachers’ lack of competence in implementing 4C-based learning.  The implications of this study highlight the importance of enhancing teachers’ pedagogical competence and providing equate learning resources to optimize the implementation of 4C-based learning in elementary schools.