Kebutuhan dunia kerja yang semakin kompleks menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan praktis, kemampuan adaptasi, serta pemahaman terhadap dinamika industri. Kondisi ini menjadikan program magang sebagai salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan profesional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di perguruan tinggi dengan praktik kerja nyata melalui keterlibatan langsung mahasiswa pada Unit Kerja Khusus Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) di PT Bank Kalteng. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama empat bulan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses dan hasil kegiatan magang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai aktivitas operasional, seperti pengelolaan administrasi, verifikasi dokumen nasabah, pengarsipan data, serta dukungan transaksi perbankan, mampu meningkatkan kompetensi teknis dan non-teknis secara signifikan. Mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata yang mendorong peningkatan kemampuan komunikasi, kedisiplinan, kerja sama tim, serta pemecahan masalah di lingkungan profesional. Selain itu, partisipasi dalam pelatihan APU PPT memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kejahatan keuangan, kepatuhan perbankan, serta pentingnya penerapan manajemen risiko dalam menjaga stabilitas sektor keuangan. Keberadaan mahasiswa juga memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas kerja unit, khususnya dalam membantu pelaksanaan tugas administratif pada unit yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia. Dengan demikian, program magang ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif sekaligus memberikan manfaat institusional bagi perusahaan.