Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha Jamur Tiram melalui Analisis SWOT di Desa Kelindang Atas Kab Bengkulu Tengah Yevi Permataasari; Ellya Revolina; Ariel Siswantoro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8878

Abstract

Pleurotus ostreatus merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki prospek usaha cukup baik karena banyak diminati masyarakat serta memiliki kandungan gizi yang tinggi. Usaha budidaya jamur tiram di Desa Kelindang Atas Kabupaten Bengkulu Tengah telah berkembang selama beberapa tahun dan menjadi salah satu usaha yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, usaha tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas produksi, fasilitas produksi yang masih sederhana, keterbatasan modal usaha, serta belum optimalnya pemenuhan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan usaha jamur tiram melalui analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan responden dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, pemasok, dan pelanggan tetap. Analisis data dilakukan menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), dan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya jamur tiram di Desa Kelindang Atas berada pada kondisi yang mendukung untuk dilakukan pengembangan usaha karena memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang cukup baik. Strategi yang dapat diterapkan meliputi peningkatan kapasitas produksi, pengembangan inovasi produk olahan, perluasan pemasaran melalui media sosial, peningkatan fasilitas produksi, penambahan tenaga kerja, serta menjaga loyalitas pelanggan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Analisis Pendapatan Nelayan Tangkap (Studi Kasus Di Rw 02 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu) Heni Sagita; As’ad Hasan; Ariel Siswantoro
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9171

Abstract

This study aims to determine the income level of capture fishermen and analyze the factors that affect the income of capture fishermen in RW 02 Sumber Jaya Village, Kampung Melayu District, Bengkulu City. Capture fishermen are one of the coastal community groups that are highly dependent on marine products as the main source of income. However, fishermen's income often fluctuates because it is influenced by various factors such as production output, operational costs, number of workers, distance traveled to sea, and business ownership status. The research method used is qualitative descriptive. The population in this study amounted to 200 fishermen with a sample of 20 respondents selected using the proportionate stratified random sampling technique. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis uses the income formula Y = TR – TC, where TR is the total revenue and TC is the total cost. The results of the study show that the average fishermen's production is 4,813 kg per month with an average total revenue of IDR 28,875,000 and an average total cost of IDR 22,642,500 per month. The average net income of fishermen is IDR 6,232,500 per month. Factors that affect fishermen's income include catch production, operational costs, labor, distance to sea, and business ownership status. The higher the production output, the fishermen's income tends to increase, while high operational costs can reduce fishermen's net income.