Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Wayground AI terhadap Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Ekonomi pada Materi Pendapatan Nasional Micasiar Meiriza; Sayluna Panca Widara; Ertika Monika Hutagaol; Muhammad Reyhan Hersya; Rani Azuri Simanjuntak; Suci Azzahra Sinaga; Margaret Hutabarat; Jensita Pasaribu; Nathasya Regina Gultom; Yosefa Fernanda Br Sormin; Beata Lasmaria Sidauruk
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8887

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan AI Wayground terhadap pemahaman mahasiswa Program Pendidikan Ekonomi B angkatan 2025 di Universitas Negeri Medan pada materi pendapatan nasional. Penelitian dilakukan karena pemahaman mahasiswa terhadap materi konseptual masih rendah ketika pembelajaran dilakukan secara tradisional. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada mahasiswa. Salah satu media yang digunakan adalah Wayground AI yang memiliki fitur kuis interaktif, penilaian pembelajaran, dan gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental melalui model one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen soal pilihan ganda pretest dan posttest yang disebarkan menggunakan Google Forms. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji N-Gain, dan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 40,17 meningkat menjadi 86,17 pada posttest, sehingga terjadi peningkatan sebesar 46,00 poin. Hasil analisis N-Gain memperoleh rata-rata 0,7493 dengan kategori tinggi, di mana 70% mahasiswa berada pada kategori tinggi dan 30% kategori sedang. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 12,0778 lebih besar dari t-tabel 2,045 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, penggunaan Wayground AI terbukti memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi pendapatan nasional serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran digital yang efektif dan inovatif di perguruan tinggi.
Pengaruh Tarif Listrik dan Pengeluaran Per Kapita Rumah Tangga terhadap Pengeluaran Listrik Rumah Tangga di Sumatera Utara Tahun 2022–2024 Rani Azuri Simanjuntak; Muhammad Reyhan Hersya; Salsabila Alkarimoza
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2104

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan rumah tangga yang tingkat konsumsinya dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, terutama harga listrik dan pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tarif listrik dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap konsumsi listrik rumah tangga golongan 1.300 VA di Provinsi Sumatera Utara selama periode Januari 2022 hingga Juni 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series bulanan sebanyak 30 observasi yang diperoleh dari PT PLN (Persero), Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, dan publikasi statistik ketenagalistrikan. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis visual melalui grafik tren serta scatter plot untuk melihat pola hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif listrik rumah tangga golongan 1.300 VA selama periode penelitian bersifat konstan sebesar Rp1.444,70/kWh sehingga tidak memiliki variasi yang cukup untuk menjelaskan perubahan konsumsi listrik rumah tangga. Sementara itu, UMP yang digunakan sebagai proksi pendapatan masyarakat menunjukkan hubungan positif dengan konsumsi listrik rumah tangga. Peningkatan UMP pada periode penelitian cenderung diikuti oleh peningkatan konsumsi listrik, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan ekonomi masyarakat maka semakin besar pula penggunaan energi listrik rumah tangga. Dengan demikian, pendapatan masyarakat memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan tarif listrik dalam menjelaskan perubahan konsumsi listrik rumah tangga di Provinsi Sumatera Utara selama periode penelitian.