Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Kepuasan Pengguna dalam Melakukan Tweet pada Aplikasi Mobile X Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Ni Komang Riana Lestari; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8966

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna dalam melakukan tweet di aplikasi X menggunakan metode SUS agar dapat meningkatkan user experience.  Hasil penelitian ini berdasarkan pengolahan data yang dilakukan menggunakan metode SUS, dengan perolehan nilai akhir sebesar 89.08. Jika dilihat dengan interval interprestasi usability, nilai ini berada pada kategori “Sangat Baik” dikarenakan diatas 80. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengguna merasa puas dengan kemudahan menggunakan fitur tweet pada aplikasi mobile X. Namun jika dilihat perbandingan dari dua grafik yang ditampilkan, menunjukan masih ada kesenjangan pengalaman pengguna, yang mana sebagian besar pengguna merasa fitur ini cukup baik, namun tidak dipungkiri kelompok kecil dari pengguna mengalami hambatan dalam menggunakan fitur tweet Oleh karena itu, walaupun secara keseluruhan usability aplikasi sudah sangat baik, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap pengguna dengan skor lebih rendah untuk mengidentifikasi factor penyebab kendala tersebut.Kata kunci: Kepuasan pengguna, Aplikasi X, Tweet, Skala Kegunaan Sistem (SUS), Pengalaman pengguna Abstract - This study aims to analyze the level of user satisfaction in tweeting on the X application using the SUS method in order to improve user experience. The results of this study are based on data processing carried out using the SUS method, with a final score of 89.08. When viewed with the usability interpretation interval, this value is in the "Very Good" category because it is above 80. It can be concluded that the majority of users are satisfied with the ease of using the tweet feature on the X mobile application. However, when viewed from the comparison of the two graphs displayed, it shows that there is still a gap in user experience, where most users feel this feature is quite good, but it is undeniable that a small group of users experience obstacles in using the tweet feature. Therefore, although overall the usability of the application is very good, further evaluation is needed for users with lower scores to identify the factors causing these obstacles.Keywords: User satisfaction, X application, Tweet feature, System Usability Scale (SUS), User experience
Pengukuran Kegunaan Aplikasi CapCut pada Mahasiswa Melalui Analisis Kuantitatif SUS Aisy Haaniya Putri; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8950

Abstract

Abstrak - Aplikasi pengeditan video berbasis mobile semakin banyak digunakan oleh mahasiswa untuk keperluan akademik maupun kreatif. CapCut menjadi salah satu aplikasi populer karena fitur-fiturnya yang mudah diakses dan gratis. Namun, sejauh mana aplikasi ini memenuhi aspek kegunaan (usability) bagi mahasiswa belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kegunaan aplikasi CapCut pada mahasiswa menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan analisis kualitatif melalui wawancara. Metode SUS digunakan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan kepuasan pengguna secara kuantitatif, sedangkan wawancara mendalam memberikan perspektif lebih dalam mengenai pengalaman dan tantangan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa CapCut memperoleh skor SUS sebesar 72,17, yang tergolong dalam kategori "baik", tetapi masih memiliki ruang untuk peningkatan. Beberapa aspek yang perlu diperbaiki mencakup kemudahan navigasi pada fitur lanjutan dan efisiensi dalam proses pengeditan video. Wawancara juga mengungkapkan bahwa pengguna mengharapkan pengoptimalan performa aplikasi dan penambahan panduan yang lebih jelas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pengembang dalam meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.Kata kunci: System Usability Scale, CapCut, Pengalaman Pengguna, Usability, Wawancara Abstract - Mobile-based video editing applications are increasingly used by university students for academic and creative purposes. CapCut is one of the most popular applications due to its accessible and free features. However, the extent to which this application meets usability aspects for students remains underexplored. This study aims to measure the usability level of the CapCut application among university students using the System Usability Scale (SUS) method and qualitative analysis through interviews. The SUS method evaluates user experience quantitatively in terms of efficiency, effectiveness, and satisfaction, while in-depth interviews provide further insights into user experiences and challenges. The results indicate that CapCut achieved a SUS score of 72.17, classified as "good", but with room for improvement. Areas requiring enhancement include navigation for advanced features and editing efficiency. Interviews also revealed user expectations for improved application performance and clearer instructional guidance. These findings offer valuable recommendations for developers to enhance the overall user experience.Keywords: CapCut, Interview, System Usability Scale, Usability, User Experience
Evaluasi Usability pada Aplikasi Mobile JKN Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Luh Eka Putri Jayanti; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8942

Abstract

Abstrak – Aplikasi Mobile JKN merupakan platform digital yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Meskipun memiliki potensi dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan, masih terdapat kendala usability yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability aplikasi Mobile JKN menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner SUS kepada 30 responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor SUS yang diperoleh adalah 63,3, yang dikategorikan sebagai Marginally Acceptable berdasarkan Acceptability Range dan OK dalam Adjective Rating Scale. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa aspek usability yang perlu diperbaiki, seperti kompleksitas navigasi, inkonsistensi tampilan, serta kendala teknis dalam akses layanan. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pengembang untuk meningkatkan desain antarmuka, optimasi aksesibilitas, dan peningkatan performa sistem guna meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan aplikasi Mobile JKN dapat lebih efektif dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia.Kata kunci: Usability, Mobile JKN, BPJS Kesehatan, System Usability Scale (SUS), Evaluasi Aplikasi Abstract – The Mobile JKN application is a digital platform developed by BPJS Kesehatan to facilitate public access to healthcare services in Indonesia. Although it can potentially enhance healthcare service efficiency, several usability issues may affect the user experience. This study aims to evaluate the usability level of the Mobile JKN application using the System Usability Scale (SUS) method. A quantitative research approach was employed, with SUS questionnaires distributed to 30 respondents. The evaluation results indicate that the obtained SUS score is 63.3, categorized as Marginally Acceptable based on the Acceptability Range and OK on the Adjective Rating Scale. Further analysis identified several usability aspects that require improvement, including navigation complexity, interface inconsistencies, and technical issues in accessing services. These findings provide recommendations for developers to enhance interface design, optimize accessibility, and improve system performance to enhance user experience. By implementing these improvements, the Mobile JKN application is expected to be more effective in supporting the digital transformation of healthcare services in Indonesia.Keywords: Usability, Mobile JKN, BPJS Kesehatan, System Usability Scale (SUS), Application Evaluation
Evaluasi Usability pada Aplikasi Layanan Psikolog Psykay Menggunakan System Usability Scale Ni Putu Sitareni Anggita Putri; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8949

Abstract

Abstrak - Kesehatan mental adalah aspek penting dari kehidupan manusia dan mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Setelah pandemi COVID-19, masalah kesehatan mental memburuk secara global, terutama di Indonesia, di mana akses ke layanan psikologis yang terjangkau masih terbatas. Aplikasi kesehatan seluler menawarkan solusi yang mudah diakses untuk mendukung kebutuhan kesehatan mental. PsyKay, sebuah aplikasi konseling mobile berbiaya rendah yang diluncurkan pada tahun 2023, bertujuan untuk menyediakan layanan kesehatan mental yang terjangkau dengan menghubungkan pengguna dengan psikolog berlisensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegunaan aplikasi PsyKay dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian ini melibatkan 20 responden, terutama berusia 15-24 tahun, yang mengisi kuesioner SUS setelah menggunakan aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PsyKay mencapai skor rata-rata SUS sebesar 66,875 menempatkannya pada kategori “acceptable” dan dinilai “OK/good” dengan nilai C. Temuan ini mengindikasikan bahwa PsyKay telah memenuhi standar usability namun masih membutuhkan perbaikan, terutama dalam meningkatkan pengalaman pengguna melalui antarmuka yang lebih intuitif dan fitur-fitur yang lebih jelas. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pengembang dalam mengoptimalkan desain dan kegunaan aplikasi.Kata kunci: System Usability Scale, PsyKay, Mobile-health, Kesehatan Mental. Abstract - Mental health is an essential aspect of human life that affects overall well-being and quality of life. After the COVID-19 pandemic, mental health issues worsened globally, particularly in Indonesia, where access to affordable psychological services remains limited. Mobile health applications offer accessible solutions for supporting mental health needs. PsyKay, a low-cost mobile counseling application launched in 2023, aims to provide affordable mental health services by connecting users to licensed psychologists. This study aims to evaluate the usability of the PsyKay application using the System Usability Scale (SUS) method. The research involved 20 respondents, primarily aged 15-24 years, who completed the SUS questionnaire after using the application. The results show that PsyKay achieved an average SUS score of 66,875 placing it in the "acceptable" category and rated as "OK/good" with a grade of C. The findings indicate that PsyKay meets the usability standards but still requires improvements, especially in enhancing user experience through a more intuitive interface and clearer features. This evaluation is expected to assist developers in optimizing the application's design and usability.Keywords: System Usability Scale, PsyKay, Mobile-health, Mental Health.
Usabilty Testing Aplikasi Google Tasks dengan Metode System Usabilty Scale (SUS) Kadek Sri Widiyanti; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8965

Abstract

Abstrak - Pemanfaatan teknologi dalam era industri 4.0 semakin berkembang pesat di berbagai sektor, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran adalah aplikasi manajemen tugas digital seperti Google Tasks. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengelola jadwal, mengatur prioritas tugas, dan meningkatkan efisiensi belajar. Namun, dalam implementasinya, masih terdapat tantangan seperti kompleksitas fitur serta tingkat kesesuaian dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek usability Google Tasks dengan fokus pada learnability menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Metode ini terdiri dari 10 pernyataan standar yang dirancang untuk mengukur kemudahan penggunaan suatu sistem serta telah banyak diterapkan dalam berbagai penelitian terkait usability. Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner SUS kepada 30 mahasiswa yang secara aktif menggunakan Google Tasks. Analisis hasil dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti Acceptability, Grade Scale, Adjective Rating, dan SUS Score Percentile Rank guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai usability aplikasi ini.Kata kunci: Usability,Learnability, System Usability Scale (SUS), Google Tasks, Manajemen Tugas Digital Abstract - The utilization of technology in the era of Industry 4.0 has been rapidly advancing across various sectors, including education. One of the innovations widely adopted by students to enhance learning effectiveness is digital task management applications such as Google Tasks. This application allows users to manage schedules, set task priorities, and improve learning efficiency. However, its implementation still faces challenges, such as feature complexity and the level of alignment with user needs. Therefore, this study aims to evaluate the usability aspect of Google Tasks, focusing on learnability using the System Usability Scale (SUS) method. This method consists of 10 standardized statements designed to measure the ease of use of a system and has been widely applied in various usability-related studies. The study was conducted by distributing SUS questionnaires to 30 students who actively use Google Tasks. The analysis was carried out based on various indicators such as Acceptability, Grade Scale, Adjective Rating, and SUS Score Percentile Rank to gain a deeper understanding of the application's usability.Keywords: Usability, Learnability, System Usability Scale (SUS), Google Tasks, Digital Task Management
Analisis Usability Fitur Live Shopping pada Aplikasi Shopee di Kalangan Mahasiswa dengan Metode System Usability Scale (SUS) Rachel Erlanyati Sagala; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8951

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam berbelanja, salah satunya adalah hadirnya fitur live shopping pada platform e-commerce seperti Shopee. Fitur ini memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara penjual dan pembeli melalui siaran langsung yang dapat meningkatkan pengalaman berbelanja online. Namun, efektivitas fitur ini sangat bergantung pada tingkat usability yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan System Usability Scale (SUS) untuk mengevaluasi aksesibilitas fungsi live shopping aplikasi Shopee bagi mahasiswa. Metode ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan, efisiensi, dan kepuasan pengguna terhadap fitur tersebut. Mahasiswa yang pernah  menggunakan fungsi live shopping Shopee diberikan kuesioner untuk diisi guna mengumpulkan data. Berdasarkan hasil penelitian, kegunaan fitur ini masih dapat ditingkatkan karena memperoleh skor SUS sebesar 67,33, yang termasuk dalam rentang yang dapat diterima. Beberapa aspek yang perlu ditingkatkan antara lain navigasi dan keterbacaan informasi yang masih dinilai kurang optimal oleh pengguna. Hasilnya diharapkan dapat memberikan informasi berharga bagi pembuat e-commerce yang ingin meningkatkan pengalaman pengguna dan mengoptimalkan fungsi belanja langsung agar lebih mudah diakses dan berpusat pada pengguna.. Kata kunci: Belanja live, Shopee, Skala Kegunaan Sistem (SUS), Kegunaan, Perilaku konsumen Abstract - The development of digital technology has changed consumer behavior in shopping, onewhich is the presence of the live shopping feature on onlien marketplaces like Shopee. This feature allows direct interaction between sellers and buyers through live broadcasts that can improve the online shopping experience. However, the effectiveness of this feature is highly dependent on the level of usability it has. The purpose of this study was to use the System Usability Scale (SUS) to assess how user-friendly the Shopee application's live shopping feature is for students. This technique is used to measure the usefulness, effectiveness, and user satisfaction of the feature. Students who frequently use the Shopee live shopping feature were given a questionnaire to fill out to collect data. Based on the results of the study, the usability of this feature can still be improved because it obtained a SUS score of 67.33,which falls within the permissible limits.Some areas that require enchancement comprise the navigation and clarity of informationThese results are anticipated to offer valuable information for online retailers to enhance customer satisfaction and refine the live shopping feature to make it more approachable and customer-friendly.Keywords: Live shopping, Shopee, System Usability Scale (SUS), Usability, Consumer behavior
Evaluasi Usability Aplikasi Mangusada Mobile Menggunakan System Usability Scale (SUS) Ayu Ngurah Catur Aprillia Dewi; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8940

Abstract

Abstrak - Aplikasi Mangusada Mobile merupakan sistem reservasi online yang digunakan oleh Rumah Sakit Mangusada, Kabupaten Badung, Bali, untuk mempermudah pasien dalam melakukan pendaftaran layanan kesehatan. Namun, dalam implementasinya, masih ditemukan kendala terkait usability yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability aplikasi Mangusada Mobile menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner SUS kepada 30 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor SUS yang diperoleh sebesar 53,67, yang berada dalam kategori Marginal-Low dengan Grade Scale D. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi masih dapat digunakan, tetapi belum optimal dalam aspek usability. Beberapa kendala utama yang ditemukan meliputi navigasi yang kurang intuitif dan tampilan antarmuka yang perlu disempurnakan. Oleh karena itu, rekomendasi pengembangan diberikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk peningkatan desain antarmuka, optimalisasi navigasi, dan perbaikan aksesibilitas. Dengan peningkatan usability, diharapkan Mangusada Mobile dapat memberikan layanan yang lebih efisien dan nyaman bagi pasien serta tenaga medis di Rumah Sakit Mangusada.Kata kunci: Usability, System Usability Scale (SUS), Mangusada Mobile, Evaluasi Aplikasi, Rumah Sakit Abstract – The Mangusada Mobile application is an online reservation system used by Mangusada Hospital in Badung Regency, Bali, to facilitate patient registration for healthcare services. However, its implementation still faces usability challenges that may affect the user experience. This study aims to evaluate the usability level of the Mangusada Mobile application using the System Usability Scale (SUS) method. Data collection was conducted through the distribution of SUS questionnaires to 30 respondents who are active users of the application. The evaluation results indicate that the SUS score obtained is 53.67, which falls into the Marginal-Low category with a Grade Scale of D. This finding suggests that while the application is usable, its usability is not yet optimal. The primary issues identified include non-intuitive navigation and an interface design that requires improvements. Therefore, development recommendations are provided to enhance user experience, including improving the interface design, optimizing navigation, and enhancing accessibility. By improving usability, Mangusada Mobile is expected to provide a more efficient and convenient service for both patients and medical staff at Mangusada Hospital.Keywords: Geographic Information System, Tourist Destinations, Tourism Office, WebGIS, Web-Based   Application Development
Pengembangan Sistem Reservasi Coworking space Berbasis Web Menggunakan Metode Design Thinking Ketut Candra Dipasanti; I Nyoman Tri Anindia Putra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9152

Abstract

Perkembangan layanan digital pada industri coworking space meningkatkan kebutuhan akan sistem reservasi yang efektif, efisien, dan mudah diakses oleh pengguna. Dago Creative Hub sebagai penyedia layanan coworking space masih menerapkan proses reservasi secara manual melalui WhatsApp dan pencatatan langsung, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti kesulitan pengelolaan data, keterlambatan penyampaian informasi jadwal, serta potensi terjadinya kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem reservasi berbasis web yang mampu mempermudah proses pemesanan layanan dan meningkatkan kualitas pengelolaan informasi pada coworking space. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Sistem dikembangkan menggunakan React.js dan Tailwind CSS dengan fokus pada desain antarmuka yang responsif, interaktif, dan mudah digunakan oleh pengguna maupun admin. Sistem yang dirancang menyediakan fitur reservasi working space, membership, virtual office, dan event space dalam satu platform terintegrasi, serta mendukung penyajian informasi jadwal layanan secara real-time. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama dapat berfungsi dengan baik tanpa ditemukan kesalahan pada proses utama sistem. Dengan adanya sistem reservasi berbasis web ini, proses pengelolaan reservasi di Dago Creative Hub menjadi lebih efektif, terstruktur, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna coworking space.
Pemberdayaan Guru Kimia Melalui Pelatihan Oculus VR di SMA Negeri 3 Mengwi Ketut Sepdyana Kartini; I Nyoman Tri Anindia Putra; I Nyoman Artika; I Made Marthana Yusa; I Nyoman Widhi Adnyana
Journal of Social Work and Empowerment Vol 5 No 3 (2026): Journal of Social Work and Empowerment - Juni 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/cbtxeh36

Abstract

Pembelajaran kimia di tingkat sekolah menengah atas menghadapi tantangan serius karena karakteristik materinya yang abstrak, membutuhkan visualisasi mendalam, serta memerlukan dukungan fasilitas praktikum yang memadai. Kondisi tersebut juga ditemukan di SMA Negeri 3 Mengwi, Kabupaten Badung, yang memiliki potensi sumber daya sekolah cukup baik, tetapi belum memanfaatkan teknologi immersive learning secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru kimia dan pengalaman belajar siswa melalui pelatihan penggunaan perangkat Oculus Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran kimia interaktif. Program telah dilaksanakan melalui tahapan koordinasi awal, pelatihan intensif guru, demonstrasi dan praktik langsung bersama siswa, pendampingan operasional, serta evaluasi kemampuan penggunaan perangkat. Transfer IPTEK difokuskan pada pengenalan fungsi headset, controller, navigasi antarmuka, kalibrasi, troubleshooting dasar, keselamatan penggunaan, dan strategi integrasi VR dalam pembelajaran kimia. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan guru pada seluruh indikator, terutama pemahaman fungsi perangkat, kemampuan navigasi dan kalibrasi, troubleshooting dasar, serta kesiapan mengajar dengan VR. Siswa menunjukkan respons positif, antusiasme tinggi, dan adaptabilitas yang baik ketika mencoba simulasi kimia berbasis VR. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan Oculus VR dapat menjadi strategi pemberdayaan sekolah dalam membangun pembelajaran kimia yang lebih visual, aman, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Usability Evaluation of Virtual Reality Metaverse Lab Using Usability Testing With the User-Centered Design Approach Ketut Sepdyana Kartini; I Made Marthana Yusa; I Nyoman Widhi Adnyana; I Nyoman Tri Anindia Putra
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i4.1497

Abstract

Advances in educational technology have introduced immersive tools such as Virtual Reality (VR) to support complex learning, especially in abstract fields like chemistry. Metaverselab was developed to provide a safe virtual environment for conducting laboratory experiments, yet early implementation revealed substantial usability issues. Students experienced difficulties with the interface, confusion in navigation, and insufficient guidance, which affected the overall learning experience. This study aims to evaluate and improve the usability and user experience of the Metaverselab platform using a User-Centered Design (UCD) approach. The research applied an iterative process involving 40 student respondents and used two standardized instruments: the System Usability Scale (SUS) and the User Experience Questionnaire (UEQ). Both instruments were administered during the initial and final evaluation stages to measure changes in usability and user experience after improvements were introduced. Initial results showed low usability, with an average SUS score of 50.81 and UEQ benchmark values categorized as “Bad” in all dimensions. Based on these findings, specific user requirements were identified and translated into targeted design solutions. Key improvements included an interactive tutorial for first-time users, descriptive information pop-ups for laboratory tools, and undo–redo functions to support error recovery during experiments. Post-implementation testing demonstrated substantial improvement. The average SUS score increased by 44.16% to 73.25, placing the system in the “Good” usability category. UEQ results also improved significantly, with the Efficiency dimension rated “Excellent,” while Attractiveness, Perspicuity, and Stimulation were rated “Good.” These results confirm that the UCD approach effectively identifies user needs and produces design interventions that enhance the usability, efficiency, and overall learning experience of virtual educational platforms.