Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Inflasi terhadap Perubahan Pola Konsumsi Mahasiswa sebagai Respons atas Tekanan Ekonomi Makro Cantika Cantika; Chana Ronada Silaban; Listhavia Febryana Simbolon; Ona Herpina Purba; Rike Elisabet Limbong; Dede Ruslan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9433

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak inflasi terhadap perubahan pola konsumsi mahasiswa sebagai respons atas tekanan ekonomi makro. Inflasi dipahami sebagai kenaikan harga umum yang mengurangi daya beli, terutama bagi mahasiswa yang mengandalkan uang saku, beasiswa, atau pendapatan terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis dokumen. Data diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, serta artikel ilmiah yang membahas inflasi, perilaku konsumsi, literasi keuangan, dan kesejahteraan mahasiswa. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengelompokan tema, penyajian temuan, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi mendorong mahasiswa menyesuaikan konsumsi makanan, transportasi, kebutuhan akademik, kuota internet, hiburan, dan belanja digital. Perubahan tersebut terlihat melalui pengurangan frekuensi pembelian, pemilihan barang yang lebih murah, pencarian promo, penundaan konsumsi nonprioritas, serta penyusunan ulang skala prioritas. Mahasiswa yang memiliki literasi keuangan lebih baik cenderung mampu mengontrol pengeluaran dan menghindari pembelian impulsif, sedangkan mahasiswa dengan pendapatan terbatas lebih rentan mengalami tekanan anggaran. Temuan juga menunjukkan bahwa inflasi tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi turut memengaruhi kenyamanan belajar, interaksi sosial, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Strategi adaptasi yang muncul meliputi pencatatan pengeluaran, pembatasan aktivitas nongkrong, penggunaan transportasi bersama, pemanfaatan perpustakaan, serta pemilihan platform belanja yang menawarkan potongan harga. Dengan demikian, inflasi sebagai tekanan ekonomi makro memiliki konsekuensi nyata pada kehidupan mikro mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi keuangan, penyediaan fasilitas kampus yang terjangkau, serta dukungan kebijakan bagi mahasiswa yang rentan terhadap kenaikan biaya hidup secara berkelanjutan melalui program pendampingan dan konsultasi keuangan mahasiswa di kampus.
Analisis Kompetensi Profesional Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Cantika Cantika; Chana Ronada Silaban; Listhavia Febryana Simbolon; Ona Herpina Purba; Rike Elisabet Limbong
AMI Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi profesional guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses implementasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara semi terstruktur. Narasumber adalah seorang guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 35 Medan dengan pengalaman mengajar enam tahun yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya membangun kompetensi profesionalnya secara aktif melalui penerapan pendekatan inovatif seperti project-based learning dan discovery learning, penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang diawali asesmen diagnostik, serta pengintegrasian nilai Profil Pelajar Pancasila secara natural dalam pembelajaran. Namun demikian, terdapat delapan kendala utama yang masih dihadapi, yaitu kesulitan adaptasi terhadap kurikulum baru, pelatihan yang belum berbasis praktik, kesulitan penyusunan Modul Ajar, hambatan penerapan pembelajaran berdiferensiasi, keterbatasan fasilitas inovatif, kesulitan menanamkan nilai Profil Pelajar Pancasila, beban administrasi yang tinggi, dan keterbatasan fasilitas pendukung. Kendala yang paling dominan adalah beban administrasi yang berlebihan dan minimnya pelatihan berbasis praktik. Dukungan pemerintah berupa penyederhanaan administrasi, peningkatan kualitas pelatihan yang lebih kontekstual, dan penyediaan fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan untuk pengembangan kompetensi profesional guru secara optimal.