Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi K3, Pengelolaan Limbah, dan Digitalisasi dalam Penataan Lingkungan Produksi UMKM Berbasis Teknik SipilStudi Kasus Sedulur Bakul Jogomukti Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli
General Engineering & Applied Science Journal Vol. 1 No. 2 (2026): General Engineering & Applied Science Journal
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/gear.v1i2.151

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan limbah yang belum berkelanjutan, serta keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi aspek K3, pengelolaan limbah, dan digitalisasi dalam penataan lingkungan produksi UMKM berbasis teknik sipil. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui observasi, wawancara, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek setelah pelaksanaan program pendampingan. Aspek K3 mengalami peningkatan sebesar 73,33%, yang menunjukkan perbaikan kondisi lingkungan kerja dari kategori rendah menjadi baik hingga sangat baik. Aspek pengelolaan limbah meningkat sebesar 55,45%, yang mengindikasikan adanya penerapan sistem pengelolaan limbah yang lebih terstruktur dan ramah lingkungan. Sementara itu, aspek digital marketing mengalami peningkatan tertinggi sebesar 79,00%, yang menunjukkan peningkatan kapasitas UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis data. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa integrasi pendekatan teknis, lingkungan, dan digital mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM secara berkelanjutan. Dengan demikian, model pendampingan terpadu ini efektif dan berpotensi untuk direplikasi dalam penguatan kapasitas UMKM berbasis teknik sipil. Kata kunci: digitalisasi UMKM, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan limbah, penataan lingkungan produksi, teknik sipil
Dampak Lalu Lintas Pembangunan Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul Terhadap Ruas Jalan Yogyakarta – Barongan Dengan Metode PKJI 2023: Traffic Impact Of The Construction Of Nur Hidayah Hospital In Bantul On The Yogyakarta – Barongan Road Section Using The 2023 PKJI Method Azri Novadli
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2026): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v14i1.12129

Abstract

The construction of Nur Hidayah Bantul Hospital is located on Jalan Yogyakarta–Barongan, Bembem, Trimulyo, Jetis District, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta, which is expected to have a significant impact on the surrounding road network. Nur Hidayah Bantul Hospital has a land area of ​​2131 m2 with a building area of ​​5110 m2 and is planned to have 5 floors. The construction process will involve intensive construction activities, such as the mobilization of heavy equipment, transportation of materials, and the entry and exit of workers. This will cause construction traffic generation that will affect the smooth flow of vehicles on the road network, especially the Yogyakarta–Barongan Road section. The government has emphasized that every planned development of activity centers, settlements and infrastructure that will cause disruption to security, safety, order, and smooth traffic and road transportation must be subject to a traffic impact analysis as regulated in the Minister of Transportation Regulation No. 17 of 2021. The purpose of this study is to analyze the existing traffic performance on the Yogyakarta-Barongan Road Section, as well as to analyze changes in traffic performance on the Yogyakarta-Barongan Road Section due to the construction of the Nur Hidayah Bantul Hospital using the 2023 PKJI method. The results of the study showed a decrease in road performance during the construction of the Nur Hidayah Bantul Hospital compared to existing conditions, with a DJ value of 0.48 during the existing period and 0.52 during construction.
Sosialisasi Pemilahan Sampah sebagai Mitigasi Bencana Lingkungan di Asrama Khadijah Bantul Yogyakarta Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli; Fithart Salman Fathrizky; Pinta Prasetya; Iksan Mahendra; M. Indra Setiawan
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste problems are one of the main factors contributing to environmental disasters, such as flooding, soil pollution, and the decline in water quality. Improper waste management, particularly in communal residential environments such as dormitories, may increase environmental disaster risks if waste segregation is not implemented at the source. This community service activity aimed to enhance the knowledge and awareness of residents of Khadijah Dormitory in Piyungan, Bantul Regency, Yogyakarta, regarding the importance of waste segregation as an environmental disaster mitigation effort. The methods applied included socialization and education through lectures, interactive discussions, demonstrations, and hands-on practice of waste segregation based on waste types, namely organic, inorganic, and hazardous waste. The results indicated an improvement in participants understanding and skills in proper waste segregation, as well as increased awareness that waste management plays a preventive role in environmental disaster mitigation. The integration of Islamic values, such as cleanliness and environmental responsibility, further strengthened positive behavioral changes among participants. However, challenges remained, including limited supporting facilities and inconsistent implementation. Therefore, continuous assistance and institutional support are necessary to ensure the sustainable application of waste segregation practices. 
Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Pembuatan Jalur Evakuasi Inklusif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus SLB Bhakti Kencana Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli; Fithart Salman Fathrizky; Pinta Prasetya; Anggie Yudistira Aditya; Khusnul Faizin; Dwi Suranto
Darma Abdi Karya Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v4i2.2798

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana yang berpotensi mengancam keselamatan satuan pendidikan, khususnya Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memiliki kerentanan tinggi karena karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus yang memerlukan sistem evakuasi adaptif dan inklusif. SLB Bhakti Kencana Berbah belum memiliki denah jalur evakuasi berbasis pengukuran aktual bangunan yang mempertimbangkan aksesibilitas, keterbacaan visual, dan orientasi ruang, serta masih terbatasnya pemahaman warga sekolah terhadap prosedur evakuasi yang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun denah jalur evakuasi inklusif sesuai karakteristik sekolah, meningkatkan kesiapsiagaan bencana warga sekolah, dan menghasilkan dokumen teknis jalur evakuasi melalui pemodelan AutoCAD. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan bertahap melalui diskusi kebutuhan, pengukuran dan observasi lapangan, pemetaan kondisi eksisting, perancangan denah jalur evakuasi, serta validasi dan sosialisasi bersama pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa denah jalur evakuasi yang dihasilkan akurat, mudah dipahami, dan memenuhi prinsip keselamatan, orientasi ruang, keterbacaan visual, serta aksesibilitas sesuai desain universal, sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap mitigasi bencana. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya sadar bencana dan keselamatan di lingkungan pendidikan inklusif serta menjadi wujud penerapan keilmuan mitigasi bencana dan desain inklusif oleh perguruan tinggi.