Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengukuran Kesadaran Keamanan Informasi UMKM terhadap Phising pada Aplikasi Whatsapp Tri Rochmadi; Martalia Ardiyaningrum; Rita Mulyandari; Sarwo Miju; Septian Ibnu Rosadi; Angga Dwi Wahyudi; Wa Ode Nurlani; Isna Deayanti Saputri
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v11i3.18935

Abstract

Phishing merupakan ancaman siber yang banyak menargetkan pengguna aplikasi pesan instan, termasuk pelaku UMKM yang menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi bisnis. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesadaran keamanan informasi terhadap phishing pada UMKM Jogomukti di wilayah Berbah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 24 UMKM yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengetahui istilah phishing yaitu sebesar 87,5%, dapat mengenali tanda-tandanya sebesar 58,3%, dan memahami langkah penanganan dasar sebesar 58,3%. Meski demikian, hanya 50,0% yang mengaktifkan otentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tingkat pengetahuan dan implementasi tindakan keamanan. Oleh karena itu, peningkatan literasi keamanan informasi melalui pelatihan dan sosialisasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk memperkuat perlindungan UMKM terhadap ancaman phishing.
Integrasi K3, Pengelolaan Limbah, dan Digitalisasi dalam Penataan Lingkungan Produksi UMKM Berbasis Teknik SipilStudi Kasus Sedulur Bakul Jogomukti Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli
General Engineering & Applied Science Journal Vol. 1 No. 2 (2026): General Engineering & Applied Science Journal
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/gear.v1i2.151

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan limbah yang belum berkelanjutan, serta keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi aspek K3, pengelolaan limbah, dan digitalisasi dalam penataan lingkungan produksi UMKM berbasis teknik sipil. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui observasi, wawancara, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek setelah pelaksanaan program pendampingan. Aspek K3 mengalami peningkatan sebesar 73,33%, yang menunjukkan perbaikan kondisi lingkungan kerja dari kategori rendah menjadi baik hingga sangat baik. Aspek pengelolaan limbah meningkat sebesar 55,45%, yang mengindikasikan adanya penerapan sistem pengelolaan limbah yang lebih terstruktur dan ramah lingkungan. Sementara itu, aspek digital marketing mengalami peningkatan tertinggi sebesar 79,00%, yang menunjukkan peningkatan kapasitas UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis data. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa integrasi pendekatan teknis, lingkungan, dan digital mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM secara berkelanjutan. Dengan demikian, model pendampingan terpadu ini efektif dan berpotensi untuk direplikasi dalam penguatan kapasitas UMKM berbasis teknik sipil. Kata kunci: digitalisasi UMKM, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan limbah, penataan lingkungan produksi, teknik sipil
Mitigasi Bencana Inklusif: Sosialisasi dan Simulasi Gempa di SLB Bhakti Kencana sebagai Implementasi Sustainability Development Goals (SDG’s) Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.4363

Abstract

Kelompok difabel merupakan salah satu kelompok paling rentan dalam situasi bencana karena keterbatasan mobilitas, akses informasi, dan minimnya kebijakan inklusif. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan sosialisasi dan simulasi gempa bumi di SLB Bhakti Kencana dengan pendekatan partisipatoris, adaptif, dan berbasis komunitas. Kegiatan ini dirancang menggunakan media edukatif seperti video, poster, gambar berseri, dan alat bantu peraga nyata, serta melibatkan guru dan orang tua dalam setiap tahapan. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan aktif siswa difabel dalam simulasi, peran guru sebagai fasilitator, serta kontribusi orang tua dalam kesinambungan edukasi kebencanaan di rumah memperkuat ketangguhan komunitas sekolah. Pendekatan ini mendukung pencapaian SDG 4, 11, dan 13 serta sejalan dengan model DiDRR yang telah divalidasi dalam studi sebelumnya. Rekomendasi diarahkan pada replikasi program ke SLB lainnya dan integrasi ke dalam kebijakan daerah.
Membangun UMKM Tangguh di Era Digital: Studi Pendampingan Holistik Komunitas Jogomukti Tri Rochmadi; Rita Mulyandari; Martalia Ardiyaningrum; Sarwo Miju; Septian Ibnu Rosadi; Angga Dwi Wahyudi; Wa Ode Nurlani; Isna Deayanti Saputri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.873

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar sekaligus menghadirkan tantangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di wilayah pedesaan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama Komunitas Sedulur Jogomukti di Kalurahan Jogotirto dengan tujuan membangun ketahanan UMKM melalui pendekatan holistik. Metode pelaksanaannya menggunakan studi kasus partisipatif dengan empatmodul utama, yaitu literasi digital dan pemasaran, inovasi produk dan branding, manajemen keuangan sederhana, serta keamanan siber dan mitigasi bencana. Hasil pendampingan awal menunjukkan pemahaman pelaku UMKM pada aspek manajemen produksi (79%) dan kapasitas UMKM (77%), diikuti oleh pemasaran digital (62%) dan manajemen keuangan (65%). Sementara itu, kesadaran mengenai keamanan siber dan mitigasi bencana masih relatif rendah (60%). Hasil ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM dari Sedulur Bakul Jogomukti memerlukan perhatian dan pendampingan agar UMKM bisa naik kelas dan menjadi UMKM yang tangguh di tengah-tengah persaingan yang ketat dan ancaman bencana yang tidak bisa diprediksi
Sosialisasi Pemilahan Sampah sebagai Mitigasi Bencana Lingkungan di Asrama Khadijah Bantul Yogyakarta Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli; Fithart Salman Fathrizky; Pinta Prasetya; Iksan Mahendra; M. Indra Setiawan
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste problems are one of the main factors contributing to environmental disasters, such as flooding, soil pollution, and the decline in water quality. Improper waste management, particularly in communal residential environments such as dormitories, may increase environmental disaster risks if waste segregation is not implemented at the source. This community service activity aimed to enhance the knowledge and awareness of residents of Khadijah Dormitory in Piyungan, Bantul Regency, Yogyakarta, regarding the importance of waste segregation as an environmental disaster mitigation effort. The methods applied included socialization and education through lectures, interactive discussions, demonstrations, and hands-on practice of waste segregation based on waste types, namely organic, inorganic, and hazardous waste. The results indicated an improvement in participants understanding and skills in proper waste segregation, as well as increased awareness that waste management plays a preventive role in environmental disaster mitigation. The integration of Islamic values, such as cleanliness and environmental responsibility, further strengthened positive behavioral changes among participants. However, challenges remained, including limited supporting facilities and inconsistent implementation. Therefore, continuous assistance and institutional support are necessary to ensure the sustainable application of waste segregation practices. 
Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Pembuatan Jalur Evakuasi Inklusif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus SLB Bhakti Kencana Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli; Fithart Salman Fathrizky; Pinta Prasetya; Anggie Yudistira Aditya; Khusnul Faizin; Dwi Suranto
Darma Abdi Karya Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v4i2.2798

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana yang berpotensi mengancam keselamatan satuan pendidikan, khususnya Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memiliki kerentanan tinggi karena karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus yang memerlukan sistem evakuasi adaptif dan inklusif. SLB Bhakti Kencana Berbah belum memiliki denah jalur evakuasi berbasis pengukuran aktual bangunan yang mempertimbangkan aksesibilitas, keterbacaan visual, dan orientasi ruang, serta masih terbatasnya pemahaman warga sekolah terhadap prosedur evakuasi yang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun denah jalur evakuasi inklusif sesuai karakteristik sekolah, meningkatkan kesiapsiagaan bencana warga sekolah, dan menghasilkan dokumen teknis jalur evakuasi melalui pemodelan AutoCAD. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan bertahap melalui diskusi kebutuhan, pengukuran dan observasi lapangan, pemetaan kondisi eksisting, perancangan denah jalur evakuasi, serta validasi dan sosialisasi bersama pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa denah jalur evakuasi yang dihasilkan akurat, mudah dipahami, dan memenuhi prinsip keselamatan, orientasi ruang, keterbacaan visual, serta aksesibilitas sesuai desain universal, sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap mitigasi bencana. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya sadar bencana dan keselamatan di lingkungan pendidikan inklusif serta menjadi wujud penerapan keilmuan mitigasi bencana dan desain inklusif oleh perguruan tinggi.