Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI PERLINTASAN SEBIDANG NO 337 KM 157+846 ANTARA BRAMBANAN – MAGUWO Pinta Prasetya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i3.11028

Abstract

Accessibility and movement generation will create traffic flow, one of which is at Level Crossings. Based on KAI Daop Yogyakarta data, in the 2022-2024 period there have been 34 accidents at level crossings in the KAI Daop 6 Yogyakarta area. So it is necessary to handle safety at railway crossings more intensively in a measured and well-measured manner. As for. The purpose of this study is to analyze and evaluate at level crossings, compliance with regulations, and provide recommendations for handling. This study uses a library study method and primary data collection. Primary data consists of comparative data on existing conditions with technical standards, both road section construction at Level Crossings with the research location on the crossing route (JPL) No. 337 Km 157 + 846 between Brambanan - Maguwo. The results of the study indicate that the existing condition of road equipment facilities and geometrics are not fully in accordance with regulations. The geometric condition of the highway with a slope of 12%. This could potentially result in long vehicles, such as low-bed trailers, getting stuck and risking further fatal accidents. A review and revision of the road's geometry is recommended
Sosialisasi Pemilahan Sampah sebagai Mitigasi Bencana Lingkungan di Asrama Khadijah Bantul Yogyakarta Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli; Fithart Salman Fathrizky; Pinta Prasetya; Iksan Mahendra; M. Indra Setiawan
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste problems are one of the main factors contributing to environmental disasters, such as flooding, soil pollution, and the decline in water quality. Improper waste management, particularly in communal residential environments such as dormitories, may increase environmental disaster risks if waste segregation is not implemented at the source. This community service activity aimed to enhance the knowledge and awareness of residents of Khadijah Dormitory in Piyungan, Bantul Regency, Yogyakarta, regarding the importance of waste segregation as an environmental disaster mitigation effort. The methods applied included socialization and education through lectures, interactive discussions, demonstrations, and hands-on practice of waste segregation based on waste types, namely organic, inorganic, and hazardous waste. The results indicated an improvement in participants understanding and skills in proper waste segregation, as well as increased awareness that waste management plays a preventive role in environmental disaster mitigation. The integration of Islamic values, such as cleanliness and environmental responsibility, further strengthened positive behavioral changes among participants. However, challenges remained, including limited supporting facilities and inconsistent implementation. Therefore, continuous assistance and institutional support are necessary to ensure the sustainable application of waste segregation practices. 
Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Pembuatan Jalur Evakuasi Inklusif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus SLB Bhakti Kencana Rita Mulyandari; Pramesta Praba Sumedi; Azri Novadli; Fithart Salman Fathrizky; Pinta Prasetya; Anggie Yudistira Aditya; Khusnul Faizin; Dwi Suranto
Darma Abdi Karya Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v4i2.2798

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana yang berpotensi mengancam keselamatan satuan pendidikan, khususnya Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memiliki kerentanan tinggi karena karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus yang memerlukan sistem evakuasi adaptif dan inklusif. SLB Bhakti Kencana Berbah belum memiliki denah jalur evakuasi berbasis pengukuran aktual bangunan yang mempertimbangkan aksesibilitas, keterbacaan visual, dan orientasi ruang, serta masih terbatasnya pemahaman warga sekolah terhadap prosedur evakuasi yang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun denah jalur evakuasi inklusif sesuai karakteristik sekolah, meningkatkan kesiapsiagaan bencana warga sekolah, dan menghasilkan dokumen teknis jalur evakuasi melalui pemodelan AutoCAD. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan bertahap melalui diskusi kebutuhan, pengukuran dan observasi lapangan, pemetaan kondisi eksisting, perancangan denah jalur evakuasi, serta validasi dan sosialisasi bersama pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa denah jalur evakuasi yang dihasilkan akurat, mudah dipahami, dan memenuhi prinsip keselamatan, orientasi ruang, keterbacaan visual, serta aksesibilitas sesuai desain universal, sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap mitigasi bencana. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya sadar bencana dan keselamatan di lingkungan pendidikan inklusif serta menjadi wujud penerapan keilmuan mitigasi bencana dan desain inklusif oleh perguruan tinggi.