Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan variasi metode dan media, sementara penelitian mengenai kombinasi Discovery Learning berbasis media animasi pada IPAS kelas V, khususnya materi perubahan kondisi bumi serta pengukuran hasil belajar kognitif dan keterampilan proses secara bersamaan, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Discovery Learning berbasis media animasi terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD 3 Prambatan Lor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Design dengan One-Group Pretest-Posttest. Sampel pada penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik Tes dan Non-Tes. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji statistik deskriptif, uji paired sampel T-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 61,47 menjadi 86,80, dengan t hitung 8,024 > t tabel 2,145 dan p < 0,001, sedangkan N-Gain sebesar 0,6574 berkategori sedang. Uji statistic diperoleh hasil (1) terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest siswa. (2) terdapat peningkatan hasil belajar IPAS siswa dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbasis media animasi efektif terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD 3 Prambatan Lor.