Muhammad Fakhri Hibatillah
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Pendidikan Rahmah El Yunusiyyah: Nilai Keislaman dan Emansipasi Perempuan serta Relevansinya bagi Pendidikan Islam Kontemporer Hanina Najma Adzkia; Farhan Fahreza; Afifa Nurhaliza; Muhammad Fakhri Hibatillah; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji pemikiran pendidikan Rahmah El Yunusiyyah, khususnya nilai-nilai keislaman dan visi emansipatorisnya bagi pendidikan perempuan, serta mengeksplorasi relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis orientasi konseptual Rahmah mengenai kesetaraan akses pendidikan serta integrasi nilai-nilai agama, moral, dan sosial dalam perkembangan intelektual perempuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, data dikumpulkan dari sumber primer, termasuk dokumen terkait pendirian Madrasah Diniyyah Putri, dan sumber sekunder seperti buku serta artikel akademik.Temuan penelitian menunjukkan bahwa visi pendidikan Rahmah berakar pada prinsip-prinsip Islam tentang pengetahuan, kesetaraan, dan pembentukan moral, yang memposisikan perempuan sebagai kontributor aktif dalam masyarakat. Perspektifnya menunjukkan signifikansi teoretis sekaligus implikasi praktis, menawarkan kerangka emansipatoris bagi pendidikan Islam masa kini, khususnya dalam memperkuat peran pendidikan perempuan. Studi ini menyimpulkan bahwa pemikiran Rahmah tetap sangat relevan dalam diskursus berkelanjutan mengenai gender dan pendidikan Islam.
Fenomena Prokrastinasi Akademik di Kalangan Siswa : Tinjauan Literatur Sosiologi Pendidikan Ahmad Bludan Vija; Nafisah Azka Sabila; Annisa Nurfajrina; Muhammad Fakhri Hibatillah; Abdul Fadhil
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic procrastination is a common issue among students and has the potential to hinder the effectiveness of the learning process. This article aims to examine the phenomenon of academic procrastination among students from the perspective of the sociology of education. The study employed a literature review method by analyzing various relevant sources, including scholarly journals, books, and previous research findings. Data were analyzed using content analysis through processes of identification, categorization, comparison, and interpretation of information obtained from the selected literature. The findings indicate that academic procrastination refers to the intentional delay in initiating or completing academic tasks and is influenced by both internal and external factors. Its manifestations include postponing the initiation of tasks, delaying task completion, discrepancies between planning and implementation, and shifting attention from academic responsibilities to more enjoyable activities. The main contributing factors include low self-regulation, poor self-control, lack of learning motivation, inadequate time-management skills, as well as the influence of family, peer groups, school culture, and digital technology. The consequences of academic procrastination include decreased academic achievement, stress, academic burnout, poor time management, and reduced psychological well-being. Therefore, the active involvement of families, schools, and communities is essential in reducing academic procrastination among students.