Muhammad Saman Abdul Ghoni
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Akal, Iman, Dan Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Qs. Ali Imran Ayat 190–191 Muhammad Saman Abdul Ghoni; Mahyuddin Barni
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study addresses the dichotomy between rational, spiritual, and scientific dimensions in contemporary education by examining the integration of intellect (‘aql), faith (iman), and knowledge (‘ilm) in QS. Ali Imran verses 190–191. The research aims to reveal the educational values embedded in these verses and their relevance to Islamic education. Using a qualitative descriptive approach with library research, data were collected from the Qur’anic text as primary data and supported by classical and contemporary tafsir and scholarly literature. The findings show that tafakkur functions as an epistemological process to acquire knowledge through reflection on natural phenomena, while dhikr directs intellectual activity toward strengthening faith and divine consciousness. Knowledge, therefore, is not value-neutral but integrated with spiritual awareness. This study concludes that QS. Ali Imran 190–191 provides a normative framework for holistic Islamic education, promoting balanced intellectual, spiritual, and moral development, and offering an integrative paradigm for educational theory and practice in the modern era.
Budaya Haji Banua: Konsep, Filosofi, Identitas Sosial, dan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Muhammad Saman Abdul Ghoni; Ali Mu'ammar Zainal Abidin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai keadilan, kemanusiaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia di tengah realitas masyarakat yang beragam. Namun, dalam praktiknya, Pendidikan Agama Islam masih menghadapi tantangan berupa ketimpangan relasi gender, keterbatasan akses pendidikan bagi penyandang disabilitas, serta belum optimalnya penerapan prinsip inklusivitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam merespons isu gender, disabilitas, dan pendidikan inklusif berdasarkan perspektif normatif dan konseptual Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an, hadis, buku, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam secara substansial menjunjung tinggi prinsip kesetaraan, keadilan, dan penghargaan terhadap keberagaman tanpa diskriminasi. Integrasi nilai-nilai tersebut dalam praktik pembelajaran diyakini mampu memperkuat sistem pendidikan Islam yang inklusif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh peserta didik.