Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Pesantren Personal: Regulasi Diri Santri Tuna Netra dalam Menghafal Al-Qur'an Pasca Lulus dari Pesantren Riza Kurniawan
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the self-regulation dynamics of visually impaired pesantren alumni in maintaining Quranic memorization during their transition to society. Using a qualitative phenomenological approach with four informants, the research identifies that the loss of institutional support structures poses a significant challenge to consistency. Results reveal a spiritual coping mechanism where blindness is perceived as a protective shield against sin, bolstering intrinsic motivation. The key finding highlights the "Membangun Pesantren Personal” to internalizing the pesantren environment strategy as an effective self-regulation model. This includes self-indoctrination to foster discipline, utilizing audio technology for positive isolation from environmental distractions, and proactively seeking social support. The study concludes that independence and technological adaptation are primary determinants for alumni to remain guardians of Quranic values in a heterogeneous society. These implications underscore the necessity for post-graduation readiness programs in disability-inclusive Islamic institutions.
STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI, TOLERANSI, DAN KEMANDIRIAN BERWIRAUSAHA MELALUI PEMBINAAN RELASI SOSIAL POSITIF ANTAR TEMAN DI SEKOLAH DASAR Ma'rifatul Jannah; Riza Kurniawan; Muhammad Hasan Al Banna; Mita April Lia; Ony Ditasari
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.834

Abstract

Pengembangan karakter siswa di tingkat sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting untuk menghasilkan generasi yang bermoral dan kompetitif. Rendahnya kepedulian sosial, toleransi dan pemahaman tentang kemandirian berwirausaha di kalangan siswa MI Muhammadiyah Madiun menjadi alasan diadakannya kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menilai strategi "Pembinaan Relasi Sosial Positif antar Teman" sebagai langkah untuk membentuk karakter peduli, toleransi, dan kemandirian berwirausaha pada siswa kelas 5 MI Muhammadiyah Madiun. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pendampingan kegiatan kooperatif, proyek sosial kolaboratif, dan simulasi kewirausahaan berbasis kelompok (market day). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini efektif dalam membentuk karakter kepedulian dan toleransi antarsiswa secara berkelanjutan, ditunjukkan dengan 75% siswa aktif mendengarkan, 68% siswa secara sukarela menawarkan bantuan, dan 80% siswa menghormati perbedaan masing-masing individu. Selain itu, relasi sosial positif antarsiswa mendorong keberanian, tanggung jawab, dan kemandirian dalam berwirausaha sejak mereka masih di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter yang dapat diadopsi oleh sekolah dasar lainnya di lingkungan Muhammadiyah maupun sekolah umum lainnya.