Mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah 33 pelaku UMKM kue akar kelapa di Kota Bekasi yang menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha, antara lain kemasan produk yang kurang menarik, variasi rasa yang terbatas, serta pemasaran yang masih mengandalkan metode konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan daya saing produk relatif rendah di tengah meningkatnya persaingan pasar pangan modern. Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui inovasi produk berupa diversifikasi rasa dan perbaikan kemasan, serta penguatan pemasaran berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi pelatihan interaktif, pendampingan intensif (coaching), praktik langsung, dan monitoring pasca-kegiatan. Evaluasi program dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta serta pemantauan logbook penjualan untuk mengukur dampak ekonomi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 26% menjadi 85% terkait inovasi produk dan digital marketing. Selain itu, mitra berhasil mengembangkan identitas visual produk yang lebih menarik, menggunakan kemasan standing pouch yang higienis, serta mengoperasikan akun media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Implementasi program juga berdampak pada peningkatan volume penjualan rata-rata sebesar 43% dalam dua bulan setelah kegiatan dilaksanakan. Dengan demikian, integrasi inovasi produk dan pemasaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing UMKM kue akar kelapa di Kota Bekasi.